Tautan-tautan Akses

AS

Obama: Jangan Menyerah pada 'Histeria' Ebola


Presiden AS Barack Obama dalam pertemuan dengan Menteri Kesehatan AS Sylvia Burwell (kiri) dan Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Dr. Thomas Frieden di Gedung Putih (16/10). (Reuters/Larry Downing)

Presiden AS Barack Obama dalam pertemuan dengan Menteri Kesehatan AS Sylvia Burwell (kiri) dan Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Dr. Thomas Frieden di Gedung Putih (16/10). (Reuters/Larry Downing)

Obama mengatakan AS mungkin mengalami lebih banyak lagi kasus Ebola yang "terisolasi," tapi dia yakin negaranya dapat mencegah wabah yang serius.

Presiden AS Barack Obama meminta rakyat Amerika agar tidak ketakutan dan histeris karena Ebola dan mengajak semua orang agar menempatkan situasi itu dalam perspektif.

Dalam pidato mingguannya Sabtu (18/10), Presiden Obama mengatakan bahwa AS mungkin mengalami lebih banyak lagi kasus Ebola yang "terisolasi," tapi dia "benar-benar yakin" bahwa para pejabat dapat mencegah wabah yang serius di Amerika Serikat.

Dia mengatakan tiga kasus Ebola telah didiagnosa di Amerika tidak mencerminkan wabah atau epidemi.

Lebih dari 4.500 orang telah tewas sejauh ini dalam wabah Ebola yang berpusat di negara-negara Afrika Barat, yaitu Guinea, Liberia dan Sierra Leone.

Presiden Obama mengatakan Amerika Serikat akan terus memimpin respon global di Afrika Barat untuk menghentikan wabah Ebola pada sumbernya.

XS
SM
MD
LG