Tautan-tautan Akses

AS

AS Buka KTT Afrika di Washington


Menlu AS John Kerry tiba untuk acara forum mengenai masyarakat madani Afrika di Washington, hari Senin (4/8).

Menlu AS John Kerry tiba untuk acara forum mengenai masyarakat madani Afrika di Washington, hari Senin (4/8).

Peristiwa-peristiwa terkait KTT antara Presiden Amerika Barack Obama dan sekitar 50 kepala negara Afrika telah dimulai di Washington hari Senin (4/8).

Beberapa acara terkait KTT antara Presiden Amerika Barack Obama dan sekitar 50 kepala negara-negara Afrika sedang berlangsung di ibukota Washington DC.

Dalam forum masyarakat madani Afrika hari Senin, Menteri Luar Negeri Amerika John Kerry menyerukan kepada para peserta KTT untuk mendorong demokrasi dan hak-hak individu di negara mereka. Ia mengatakan Amerika yakin ketika orang percaya pada pemerintahnya, masyarakat menjadi lebih makmur dan stabil, serta kecil kemungkinan akan terperosok dalam kekerasan dan ekstremisme.

Dalam forum tentang kesempatan ekonomi sebelumnya, John Kerry menegaskan beberapa target Amerika dalam KTT tiga hari ini.

Presiden Barack Obama akan berpidato dalam Forum Bisnis Amerika-Afrika hari Selasa dan ikut serta dalam beberapa pertemuan yang memusatkan perhatian pada pertumbuhan ekonomi, keamanan regional dan pemerintahan yang bersih hari Rabu nanti.

Dalam KTT tiga hari ini, Amerika diperkirakan akan mengumumkan kesepakatan bisnis bernilai hampir 1 milyar dolar, anggaran yang lebih besar bagi upaya menjaga perdamaian dan milyaran dolar lainnya bagi program pangan dan listrik.

China, Eropa dan Jepang telah menyelenggarakan acara serupa untuk mendorong investasi di Afrika, tetapi Gedung Putih menyangkal bahwa KTT Amerika-Afrika merupakan tanggapan atas hal iltu.

Para pengusaha Amerika umumnya segan menanamkan investasi di Afrika meski banyak negara di benua itu memiliki angka pertumbuhan yang tinggi.

Pendanaan baru bernilai milyaran dolar diperkirakan akan diumumkan bagi “Power Afrika” dalam KTT ini. Tujuan program itu adalah menambah 10 ribu megawatt kapasitas listrik dan 20 ribu pelanggan listrik baru di Afrika selambat-lambatnya tahun 2018.

Industri swasta telah bertekad akan menanam 7 milyar dolar pada program itu sejak diumumkan oleh Presiden Obama tahun lalu.

Beberapa negara juga mengatakan mereka akan menggunakan KTT ini untuk melobi kepentingan mereka di Amerika. Contohnya Afrika Selatan yang mengatakan delegasinya akan mendorong perpanjangan UU Kesehatan dan Pertumbuhan Afrika untuk 15 tahun mendatang. UU itu memberi negara-negara yang memenuhi syarat di Sub-Sahara Afrika perlakuan khusus dalam ekspor ke Amerika, tetapi program yang dimulai tahun 2000 itu akan berakhir tahun depan.

Pejabat-pejabat Amerika mengatakan hanya empat pemimpin Afrika yang tidak dilibatkan dalam KTT tiga hari ini, yaitu presiden Zimbabwe, Sudan, Eritrea dan Republik Afrika Tengah.

KTT itu diselenggarakan saat beberapa negara Afrika Barat sedang menghadapi wabah virus Ebola. Presiden Obama hari Jum’at mengatakan Amerika memantau dengan seksama situasi tersebut. Ia menambahkan pejabat-pejabat Afrika di negara-negara di mana wabah Ebola sedang merebak akan diperiksa sebelum memasuki Amerika.

Pemimpin Sierra Leone dan Liberia telah membatalkan keikutsertaan mereka dalam KTT ini karena wabah Ebola tersebut.

XS
SM
MD
LG