Tautan-tautan Akses

Obama: Jabatan Presiden Bukan Pertunjukan TV Realitas 


Presiden Barack Obama (kiri) bersama Jimmy Fallon, pembawa acara "The Tonight Show" di Studio NBC, New York, (8/6).

Presiden Barack Obama (kiri) bersama Jimmy Fallon, pembawa acara "The Tonight Show" di Studio NBC, New York, (8/6).

Obama lebih banyak berada di luar proses pemilihan sementara rakyat menentukan calon-calon presiden dari partainya, Demokrat, dan lawannya, Partai Republik.

Presiden Amerika Barack Obama mengatakan perannya dalam pemilihan presiden tahun ini adalah untuk mengingatkan rakyat Amerika bahwa presiden adalah pekerjaan yang serius.

“Ini bukan pertunjukan TV realitas,” katanya dalam acara Tonight Show NBC yang akan ditayangkan Kamis. “Saya telah melihat keputusan-keputusan yang harus diambil dan tugas yang harus dilakukan, dan saya punya keyakinan besar bahwa jika rakyat Amerika diingatkan mengenai apa yang dipertaruhkan dan semua isu sangat penting yang harus ditangani, maka mereka akan menentukan pilihan yang tepat.”

Obama lebih banyak berada di luar proses pemilihan sementara rakyat menentukan calon-calon presiden dari partainya, Demokrat, dan lawannya, Partai Republik. Tetapi karena sekarang Hillary Clinton dan Donald Trump siap saling berhadapan dalam pemilihan November, presiden diperkirakan akan membantu mempertahankan seorang Demokrat memimpin di Gedung Putih untuk tiga masa jabatan berturut-turut.

Obama mengatakan kepada pembawa acara Tonight Show Jimmy Fallon bahwa ia berbicara dengan Clinton dan pesaing utamanya untuk mendapatkan nominasi partai Demokrat, Bernie Sanders, selama proses pemilihan pendahuluan dan memberikan saran. Ia mengatakan, tidak mengejutkan ia tidak melakukan percakapan semacam itu dengan Trump.

Selama kampanyenya, Trump berulangkali mengritik Obama selaku presiden dan mengatakan jika Clinton terpilih, ia hanya akan melanjutkan kebijakan-kebijakan Obama.

Obama bergurau bahwa Demokrat gembira pemilihan pendahuluan menghasilkan Trump sebagai kandidatnya, tetapi ia juga menyatakan prihatin, dengan mengatakan negara akan bekerja paling baik apabila kedua partai “serius dan berupaya memecahkan berbagai masalah.”

Presiden mengatakan ia berharap kedua partai akan menemukan cara untuk bekerja sama, hal yang menurutnya lebih sulit daripada yang ia perkirakan sewaktu mulai menjabat pada awal 2009. [uh/ab]

XS
SM
MD
LG