Tautan-tautan Akses

AS

Obama, Hollande Bahas Krisis Zona Euro dan Afghanistan


Presiden AS Barack Obama (kanan) menerima Presiden baru Perancis Francois Hollande di Gedung Putih hari Jumat (18/5).

Presiden AS Barack Obama (kanan) menerima Presiden baru Perancis Francois Hollande di Gedung Putih hari Jumat (18/5).

Presiden baru Perancis Francois Hollande bertemu Presiden Amerika Barack Obama di Gedung Putih hari Jumat untuk pembicaraan tatap muka pertama mereka.

Pertemuan Presiden Barack Obama dan Presiden Perancis Francois Hollande
itu terjadi hanya beberapa jam sebelum kedua presiden bergabung dengan para pemimpin lain dari Kelompok Delapan negara industri terkemuka untuk KTT G-8 tahunan di tempat peristirahatan presiden Amerika di luar kota Washington.

Ketika berbicara dengan para wartawan setelah pembicaraan mereka, Presiden Obama mengatakan sebagian besar diskusinya dengan Presiden Hollande berpusat pada situasi di zona euro. Hollande, yang dilantik awal pekan ini, menyerukan penekanan lebih besar pada pertumbuhan ekonomi untuk mengatasi krisis utang Eropa, bukan terfokus pada penghematan saat ini di kawasan itu. Obama mengatakan mereka berdua sepakat bahwa krisis itu adalah isu yang "luar biasa penting" bagi ekonomi dunia.

Hollande mengatakan ia dan Presiden Obama sama-sama berpendapat Yunani harus tetap dalam zona euro dan komunitas internasional harus melakukan apa yang mungkin mereka lakukan untuk memastikannya.

Presiden Amerika dan Perancis itu juga membahas Afghanistan. Presiden Perancis Francois Hollande menegaskan kembali janjinya untuk menarik pasukan Perancis dari Afghanistan setahun lebih cepat dari rencana.

Pemimpin yang baru terpilih itu mengatakan kepada Presiden Amerika Barack Obama, ia akan memenuhi janji kampanyenya untuk menarik mundur pasukan tempur Perancis akhir tahun ini.

Setelah pembicaraan dengan Presiden Obama di Washington, Hollande mengatakan kepada wartawan bahwa negaranya akan terus mendukung misi Afghanistan, hanya "dalam cara berbeda." Ia tidak memberi rincian.

Perancis menempatkan sekitar 3.500 tentara di Afghanistan sebagai bagian dari 130 ribu pasukan internasional.

NATO berjanji akan menarik mundur sebagian besar pasukan tempurnya menjelang akhir tahun 2014, dengan pasukan koalisi dalam proses mengalihkan tanggungjawab keamanan kepada mitra mereka dari Afghanistan.

Komentar Presiden Perancis hari Jumat itu datang selagi Presiden Afghanistan Hamid Karzai dan pemimpin negara-negara donor asing bersiap untuk bertemu hari Minggu di Chicago guna menyelesaikan rincian penarikan dan garis besar bantuan internasional masa depan bagi Kabul.
XS
SM
MD
LG