Tautan-tautan Akses

Obama: Gbagbo Harus Segera Turun


Presiden Obama mengatakan Selasa (5/4), mundurnya Gbagbo akan mengakhiri kekerasan yang mencekam di Pantai Gading.

Presiden Obama mengatakan Selasa (5/4), mundurnya Gbagbo akan mengakhiri kekerasan yang mencekam di Pantai Gading.

Presiden AS Barack Obama mengatakan Presiden Gbagbo harus segera mundur untuk mencegah pertumbuhan darah di Pantai Gading.

Presiden Amerika Barack Obama mengatakan pemimpin Pantai Gading yang membangkang, Laurent Gbagbo, harus segera mundur dari kekuasaan untuk mencegah pertumbuhan darah lebih banyak dan mengakhiri kekerasan yang mencekam negara itu.

Dalam pernyataan Selasa ini, Obama mengatakan dia mendukung kuat aksi pasukan penjaga perdamaian PBBB dan Perancis, yang menyerang pendukung Gbagbo pada hari Senin dengan tujuan melindungi warga sipil.

Blok Afrika Barat ECOWAS menjanjikan jalan keluar yang aman dan bermartabat bagi Gbagbo jika dia menyerahkan kekuasaan kepada Alassane Ouattara, yang diakui oleh kebanyakan negara sebagai pemenang pemilu presiden Pantai Gading November lalu.

Di Ethiopia, kepala Dewan Perdamaian dan Keamanan Uni Afrika mengatakan Gbagbo mungkin bersedia meninggalkan jabatannya dan menerima Ouattara sebagai presiden. Pejabat itu, Ramtane Lamamra, mengatakan para pemimpin Uni Afrika siap terbang ke Abidjan untuk membantu transisi kekuasaan.

Presiden Laurent Gbagbo dilaporkan sedang merundingkan syarat-syarat untuk menyerahkan kekuasaan kepada Alassane Ouattara (5/4).

Presiden Laurent Gbagbo dilaporkan sedang merundingkan syarat-syarat untuk menyerahkan kekuasaan kepada Alassane Ouattara (5/4).

Dalam perkembangan terakhir, Presiden Laurent Gbagbo dilaporkan sedang merundingkan syarat-syarat penyerahannya setelah pasukan saingannya mengepung kediamannya hari Selasa.

Menteri luar negeri Perancis, Alain Juppe, hari Selasa mengatakan para perunding “hampir berhasil” meyakinkan Gbagbo untuk mundur.

Ia kemudian mengatakan Perancis dan PBB ingin Gbagbo menandatangani dokumen yang menyatakan ia setuju menyerahkan kekuasaan dan mengakui Alassane Ouattara sebagai presiden.

Sebagian besar negara mengakui Ouattara sebagai pemenang pemilu presiden Pantai Gading bulan November lalu.

Perkembangan itu terjadi menyusul pertempuran hari keenam di ibukota Pantai Gading, Abidjan. Pasukan pendukung Ouattara merebut seluruh Pantai Gading dalam serangan cepat yang dimulai lebih dari seminggu lalu.

Misi PBB di Pantai Gading mengatakan tiga jendral Gbagbo telah diminta untuk memerintahkan pasukannya meletakkan senjata serta menyerahkannya kepada PBB. Salah seorang dari tiga jenderal itu adalah kepala staf angkatan darat Gbagbo, Philippe Mangou,yang sebelumnya menyerukan gencatan senjata.

Gbagbo kini diyakini berada dalam bunker di bawah tanah di rumahnya di Abidjan.

XS
SM
MD
LG