Tautan-tautan Akses

AS

Obama Dukung Hillary Terkait Skandal Email


Mantan Menteri Luar Negeri AS Hillary Rodham Clinton.

Mantan Menteri Luar Negeri AS Hillary Rodham Clinton.

Departemen Luar Negeri Amerika mengatakan penggunaan email pribadi diperbolehkan dan Clinton tidak pernah berbagi informasi rahasia lewat akun email itu.

Presiden Amerika Barack Obama mengatakan mengetahui skandal surat elektronik atau email yang melibatkan mantan anggota kabinetnya, Hillary Clinton, lewat laporan-laporan media.

“Saya lega karena Hillary telah meminta agar surat-surat elektronik urusan resmi pemerintah itu diungkapkan kepada publik,” kata Obama, menurut transkrip wawancara yang dirilis Sabtu (7/3) dengan saluran televisi CBS.

Clinton tersandung skandal tersebut setelah harian New York Times melaporkan ia hanya menggunakan email pribadinya untuk semua korespondensi urusan pemerintah selama menjabat sebagai menteri luar negeri. Clinton telah meminta Departemen Luar Negeri agar merilis surat-surat tersebut, namun akan butuh berbulan-bulan untuk mengkaji isinya.

Departemen Luar Negeri Amerika mengatakan penggunaan email pribadi diperbolehkan dan Clinton tidak pernah berbagi informasi rahasia lewat akun email itu. Tetapi para pengecam mengatakan Clinton mungkin menggunakan e-mail itu untuk menyembunyikan hal-hal lain karena email itu tidak secara otomatis dipantau dan diarsip oleh pemerintah federal.

Skandal ini semakin menghangat setelah kantor berita AP menulis bahwa akun email itu juga dioperasikan lewat jaringan pribadi di kediaman keluarga Clinton di New York.

Clinton hampir bisa dipastikan akan mencalonkan diri sebagai calon presiden dari Partai Demokrat untuk pemilu 2016 meskipun belum secara resmi mengumumkannya. Partai Republik langsung menggunakan kontroversi ini untuk meredam prospek kemenangan istri mantan presiden Bill Clinton itu.

XS
SM
MD
LG