Tautan-tautan Akses

AS

Obama Mengaku Dihantui Masalah Suriah


Presiden AS Barack Obama mengakui bahwa permasalahan Suriah telah membebani pikirannya (foto: dok).

Presiden AS Barack Obama mengakui bahwa permasalahan Suriah telah membebani pikirannya (foto: dok).

Presiden Obama menolak anggapan bahwa mempersenjatai kelompok oposisi Suriah akan bisa menggulingkan pemimpin Suriah saat ini, Presiden Bashar Al Assad.

Presiden Amerika Barack Obama mengatakan ia “dihantui” apa yang sedang terjadi di Suriah, tetapi bukan karena keputusannya untuk tidak melibatkan militer Amerika dalam konflik di sana.

Dalam wawancara dengan majalah “The New Yorker” hari Minggu (19/1), Presiden Obama mengatakan merupakan “pikiran yang ajaib” meyakini bahwa mempersenjatai kelompok oposisi akan menggulingkan pemimpin Suriah Bashar Al Assad saat ini.

Presiden Obama mengatakan hanya keterlibatan Amerika dalam cakupan dan ukuran sebesar perang di Irak yang bisa memberi hasil lebih baik di Suriah.

Presiden Obama mengatakan kepada “The New Yorker” bahwa Amerika harus bekerjasama dengan mereka yang telah membantu kelompok oposisi secara finansial guna memastikan tidak ada kelompok ekstrimis yang bangkit dari Suriah.

Obama mencontoh seperti halnya kelompok Taliban yang bangkit di Afghanistan, yang pada awalnya berkembang dari kelompok-kelompok Islamis yang didanai Amerika dan bertempur melawan pendudukan Uni Soviet pada tahun 1980-an.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG