Tautan-tautan Akses

AS

Obama Desak Kongres Loloskan RUU Reformasi Imigrasi


Presiden AS Barack Obama menyalami para pendukung RUU reformasi imigrasi setelah pidatonya di Gedung Putih (24/10).

Presiden AS Barack Obama menyalami para pendukung RUU reformasi imigrasi setelah pidatonya di Gedung Putih (24/10).

Presiden Amerika Barack Obama hari Kamis (24/10) mendesak Kongres agar meloloskan RUU imigrasi yang macet selambatnya akhir tahun ini.

Dalam pidato di Gedung Putih hari Kamis (24/10), Presiden AS Barack Obama
mengatakan sistim imigrasi saat ini “berantakan” dan harus diperbaiki.

Presiden Obama, mengutip kalangan ekonom independen, mengatakan jika RUU reformasi imigrasi bipartisan yang sudah disahkan oleh Senat itu ` menjadi undang-undang, ekonomi Amerika akan tumbuh sebesar $1,4 triliun lagi dalam dua dasawarsa mendatang dibanding jika RUU itu tidak disahkan.

Gedung Putih mendukung RUU Senat itu, yang mencakup miliaran dolar untuk keamanan perbatasan dan jalur 13 tahun menuju kewarganegaraan bagi imigran gelap yang sekarang tinggal di Amerika.

Setelah pidato Obama, juru bicara Ketua DPR John Boehner mengatakan Boehner menentang RUU “besar-besaran” itu yang tidak seorang pun memahaminya. Juru bicara itu mengatakan anggota DPR dari fraksi Republik berharap Presiden Obama akan bekerjasama dengan mereka sementara mereka mengupayakan apa yang disebut “pendekatan satu per satu.”

Umumnya kalangan Partai Republik di DPR yang dikuasai Partai Republik telah menolak pendekatan perombakan imigrasi komprehensif yang diusulkan oleh Presiden Obama.

Tidak jelas apakah mereka nantinya akan mensahkan RUU yang bisa menjadi dasar bagi kesepakatan akhir dengan Senat Amerika.
XS
SM
MD
LG