Tautan-tautan Akses

AS

Obama Desak Dialog di Mesir untuk Akhiri Keresahan


Seorang demonstran di Mesir memegang kertas bertuliskan "militer, masyarakat dan polisi -- satu tangan," dalam protes spontan menentang Presiden Mohammed Morsi di Alun-Alun Tahrir di Kairo (29/6). (AP/Manu Brabo)

Seorang demonstran di Mesir memegang kertas bertuliskan "militer, masyarakat dan polisi -- satu tangan," dalam protes spontan menentang Presiden Mohammed Morsi di Alun-Alun Tahrir di Kairo (29/6). (AP/Manu Brabo)

Merasa prihatin dengan peningkatan keresahan politik, Presiden AS Barack Obama mendorong dialog dan cara damai di Mesir.

Presiden Obama mengatakan Amerika prihatin dengan peningkatan keresahan politik di Mesir dengan tuntutan dari lawan-lawan Presiden Mohammed Morsi untuk pengunduran dirinya.

Dalam sebuah konferensi pers di Pretoria bersama presiden Afrika Selatan Jacob Zuma, Obama mengatakan Amerika mendukung cara-cara damai untuk menyelenggarakan perubahan di Mesir.

Di Mesir, paling sedikit 7 orang tewas dan ratusan lainnya cedera selama bentrokan di jalan antara pendukung dan penentang pemerintah.

Pihak berwenang mengatakan tiga orang tewas Jumat (28/6), termasuk Andrew Pochter, seorang mahasiswa Amerika yang ditikam ketika sedang memotret protes di Alexandria.
XS
SM
MD
LG