Tautan-tautan Akses

AS

Obama Berterima Kasih pada Petugas Darurat Kecelakaan Kereta


Obama juga berterima kasih kepada para penumpang yang, meski terluka, membawa sesama penumpang ke tempat aman setelah kereta api Amtrak keluar dari relnya di Philadelphia.

Presiden AS Barack Obama telah menanggapi kecelakaan kereta api penumpang hari Selasa, dengan menyampaikan terima kasih kepada para petugas pertolongan pertama dan lain-lainnya yang membantu para korban kecelakaan dan menyerukan investasi infrastruktur di Amerika.

Berbicara Kamis malam (14/5) setelah pertemuan di Camp David, Maryland, Obama mengutarakan terima kasih kepada para petugas pertolongan pertama yang datang dengan cepat untuk menyelamatkan nyawa, dan kepada para penumpang yang, meski terluka, melakukan aksi kepahlawanan dengan membawa sesama penumpang ke tempat aman setelah kereta api Amtrak keluar dari relnya di Philadelphia.

Obama juga menyampaikan “turut berduka-cita sedalamnya’ kepada para keluarga korban.

Satu lagi jenazah diangkat dari rongsokan hari Kamis, yang menaikkan jumlah yang meninggal menjadi paling sedikit delapan orang, dan 200 lainnya luka-luka, sebagian dari mereka luka parah.

Obama juga menekankan perlunya menanam modal dalam infrastruktur negara.

Para penyelidik Amerika sedang berusaha menentukan mengapa kereta api itu meluncur dengan kecepatan lebih dari dua kali lipat daripada batas kecepatan yang diharuskan sebelum mengalami kecelakaan, tetapi pengacara masinis kereta api itu mengatakan hari Kamis ia menderita gegar otak dalam kecelakaan itu dan tidak dapat mengingat apa yang terjadi.

Badan Keselamatan Angkutan Nasional (NTSB) mengatakan kereta api Amtrak itu meluncur pada tikungan dengan kecepatan 170 kilometer per jam. Batas kecepatan yang diharuskan adalah 80 kilometer per jam.

Robert Sumwalt dari NTSB mengatakan hari Kamis bahwa kereta api itu meluncur sangat cepat sampai menit terakhir sebelum kecelakaan, menaikkan kecepatan dari 110 kilometer per jam.

Ia mengatakan belum jelas apakah kecepatan dinaikkan dengan tangan atau manual. Sejauh ini, katanya, para penyelidik tidak menemukan masalah pada rel atau sinyal.

XS
SM
MD
LG