Tautan-tautan Akses

AS

Obama Bela Pengumpulan Informasi Telepon Warga AS


Presiden Amerika Barack Obama membela program pengintaian intelijen AS dalam pidato di San Jose, California (7/6).

Presiden Amerika Barack Obama membela program pengintaian intelijen AS dalam pidato di San Jose, California (7/6).

Ini merupakan pernyataan pertama Presiden Obama di depan umum mengenai isu tersebut sejak program itu terungkap kepada publik.

Presiden Amerika Barack Obama membela program yang memungkinkan badan-badan intelijen mengumpulkan informasi tentang arsip telepon dan mengakses server perusahaan internet yang besar-besar di Amerika.

Kepada wartawan hari Jumat (7/6) di kota San Jose, negara bagian California, Obama mengatakan sejak tahun 2006 Kongres menyetujui ulang program itu dengan dukungan luas dari kedua partai. Presiden Obama juga mengatakan program itu berhasil mencegah terorisme.

Ini merupakan pernyataan pertama Presiden Obama di depan umum mengenai isu tersebut sejak program itu terungkap setelah koran The Guardian memberitakan hari Kamis bahwa Badan Keamanan Nasional Amerika (NSA) mengumpulkan arsip telepon jutaan warga Amerika.

Kemudian, Guardian, bersama koran Washington Post, melaporkan program rahasia lain yang dikenal sebagai "Prism" yang memberi NSA dan FBI akses langsung ke server sembilan perusahaan internet yang besar-besar di Amerika.

Program itu mengundang kritikan tajam dari berbagai organisasi kebebasan sipil dan anggota Kongres yang keberatan atas wewenang pengintaian yang begitu luas di tangan pemerintah setelah serangan 11 September.

Namun, Presiden Obama mengatakan Kongres Amerika sudah diberitahu sepenuhnya tentang program itu sejak awal, dan berusaha meyakinkan warga Amerika tentang privasi pembicaraan mereka. Dikatakan, pemerintah hanya mengumpulkan informasi nomor telepon dan lamanya percakapan, bukan isi percakapan.

Menurut Presiden Obama, jika para anggota Kongres dan warga Amerika prihatin atas pengintaian itu, ia menyambut baik debat untuk mempertimbangkan antara keamanan nasional dan keprihatinan pribadi. Tetapi, ia mengatakan rakyat Amerika nantinya harus membuat pilihan penting.

Presiden Obama juga mengatakan program pengintaian internet yang dikenal sebagai "Prism" tidak berlaku bagi warga Amerika atau orang yang menetap di Amerika tanpa otorisasi dari pengadilan khusus keamanan nasional.
XS
SM
MD
LG