Tautan-tautan Akses

AS

Obama: AS Harus Lebih Bersiap untuk Perubahan Iklim


Presiden AS Barack Obama Pusat Badai Nasional di Miami (28/5). (Reuters/Kevin Lamarque)

Presiden AS Barack Obama Pusat Badai Nasional di Miami (28/5). (Reuters/Kevin Lamarque)

Obama mengatakan pemanasan global berdampak signifikan pada laju dan intensitas badai.

Sementara beberapa bagian Texas dilanda banjir paling hebat yang pernah dialami negara bagian itu, Presiden AS Barack Obama mengatakan AS harus lebih siap menghadapi dampak perubahan iklim.

Presiden mengunjungi Pusat Badai Nasional di Miami, Kamis (28/5), untuk mengetahui persiapan musim badai Atlantik tahun ini yang resmi dimulai tanggal 1 Juni.

Obama mengatakan pemanasan global berdampak signifikan pada laju dan intensitas badai.

“Para ilmuwan iklim terbaik di dunia mengatakan bahwa cuaca ekstrem seperti topan kemungkinan besar akan semakin kuat. Perpaduan antara badai yang lebih kuat dan naiknya permukaan air laut menyebabkan banjir yang lebih dahsyat," ujarnya.

Presiden mengatakan meskipun perubahan iklim tidak menyebabkan Badai Sandy – badai besar terakhir yang melanda pantai Atlantik AS tahun 2012 – tapi mungkin telah menyebabkan badai itu lebih kuat.

Sementara itu, lebih banyak hujan dan banjir diperkirakan akan menyapu sejumlah wilayah Texas dalam beberapa hari ke depan. Wilayah itu telah mengalami hujan paling lebat pada bulan Mei sejak pencatatan data dimulai tahun 1895.

Para pakar meteorologi memperkirakan sungai-sungai baru akan kembali ke tingkat normal pada bulan Juli.

Houston dan sekitarnya merupakan wilayah yang paling terkena dampaknya.

Hujan lebat, banjir, dan beberapa tornado telah menewaskan sedikitnya 21 orang di Texas dan Oklahoma. Sejumlah korban yang terseret arus ketika banjir menyapu rumah-rumah mereka, masih hilang.

XS
SM
MD
LG