Tautan-tautan Akses

AS

Obama Minta 3,7 Miliar Dolar untuk Atasi Krisis Imigrasi


Beberapa imigran anak dari Amerika Tengah yang masuk Amerika secara ilegal tanpa orangtua mereka (25/6).

Beberapa imigran anak dari Amerika Tengah yang masuk Amerika secara ilegal tanpa orangtua mereka (25/6).

Anggaran darurat untuk mengatasi krisis imigrasi ilegal anak-anak itu akan diajukan pemerintahan Obama kepada Kongres AS hari Selasa (8/7).

Presiden Amerika Barack Obama meminta dana 3,7 miliar dolar kepada Kongres untuk mengatasi krisis imigrasi di mana puluhan ribu anak-anak tanpa pendamping dari Amerika Tengah masuk ke Amerika secara ilegal.

Pejabat Gedung Putih hari Selasa mengatakan permohonan anggaran darurat itu termasuk 1,6 miliar dolar untuk penegakan hukum di perbatasan dan penahanan serta penghukuman bagi penyelundup yang mengangkut imigran.

Presiden Obama meminta, 1,8 miliar lagi untuk Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan untuk memberi layanan kepada imigran selagi mereka berada di Amerika 300 juta lainnya untuk Departemen Luar Negeri.

Para pejabat mengatakan pendanaan pada Departemen Luar negeri akan mendukung negara-negara Amerika Tengah untuk pemulangan imigran itu selain memberi bantuan pembangunan dan ekonomi untuk mengatasi masalah-masalah kekerasan dan ketidak stabilan di negara-negara tersebut yang menyebabkan orang melarikan diri.

Dana tersebut juga akan disalurkan pada kampanye media masyarakat di Meksiko dan negara-negara lainnya bahaya tentang pergi ke Amerika Serikat.

Presiden Obama secara terpisah meminta Kongres untuk memberi Menteri Keamanan Dalam Negeri Jeh Johnson kewenangan baru untuk mempercepat pemulangan anak-anak di bawah umur.

Presiden Obama hari Rabu juga berkunjung ke Texas di mana ia tidak merencanakan untuk mengunjungi perbatasan itu namun akan membahas krisis itu dengan pejabat setempat.

Lebih dari 50.000 anak telah memasuki Amerika sejak Oktober dari El Salvador, Guatemala dan Honduras. Banyak diantara mereka pergi akibat kemiskinan dan kekerasan di negara asalnya, tetapi juga karena kabar bahwa mereka akan dibolehkan tinggal di Amerika.

Gedung Putih menyatakan situasi itu sebagai krisis kemanusiaan dan menuduh jaringan penyelundupan manusia mengeksploitasi para anak migran tersebut.

XS
SM
MD
LG