Tautan-tautan Akses

Nigeria Laporkan Kasus Kedua Ebola


Pejabat kesehatan Nigeria memeriksa penumpang yang mendarat di bandara Lagos, Nigeria untuk mencegah meluasnya wabah ebola di sana, Senin (4/8).

Pejabat kesehatan Nigeria memeriksa penumpang yang mendarat di bandara Lagos, Nigeria untuk mencegah meluasnya wabah ebola di sana, Senin (4/8).

Nigeria melaporkan kasus kedua Ebola menimpa seorang dokter yang merawat pasien pertama, yang meninggal 10 hari lalu di kota Lagos.

Menteri Kesehatan Nigeria Onyebuchi Chukwu hari Senin (4/8) mengatakan, delapan orang lagi sedang dikarantina dan tiga lainnya sedang menunggu hasil tes sementara petugas-petugas bergerak guna mencegah virus mematikan itu menyebar.

Sementara itu, Badan Pengawasan dan Pencegahan Penyakit Amerika (CDC) mengirim 50 pakar kesehatan masyarakat untuk membantu tiga negara Afrika Barat di mana Ebola sudah menewaskan 800 orang tahun ini. Pakar-pakar itu dijadwalkan tiba di Guinea, Sierra Leone dan Liberia menjelang akhir bulan ini.

Pekan lalu, Organisasi Kesehatan Sedunia (WHO) mengumumkan rencana darurat bernilai 100 juta dolar dalam kerjasamanya dengan ketiga negara yang terkena dampak Ebola, mencakup penguatan langkah pengendalian dan tanggapan. Jurubicara WHO mengatakan, sekitar 600 spesialis akan dibutuhkan untuk menjalankan rencana itu.

Lebih dari 2.000 sukarelawan Federasi Palang Merah Internasional telah bekerja di ketiga negara itu sejak wabah mulai terjadi.

Sementara itu, seorang dokter Amerika yang tertular virus ebola ketika merawat pasien di Liberia telah pulang ke Amerika hari Sabtu dan dirawat dalam ruang isolasi di rumahsakit Emory University di Atlanta, Georgia. Seorang misionaris Amerika yang juga tertular penyakit itu di Liberia diperkirakan pulang hari Selasa.

XS
SM
MD
LG