Tautan-tautan Akses

Nigeria Konfirmasi Penderita Ebola


Pejabat Lagos, Lateef Aderemi Ibirogba (kiri) dan dr. Jide Idris dalam konferensi pers mengkonfirmasi tentang penderita Ebola pertama yang meninggal di Nigeria (25/7/2014).

Pejabat Lagos, Lateef Aderemi Ibirogba (kiri) dan dr. Jide Idris dalam konferensi pers mengkonfirmasi tentang penderita Ebola pertama yang meninggal di Nigeria (25/7/2014).

Nigeria menjadi negara ke-empat di Afrika Barat yang mengukuhkan penderita Ebola di wilayahnya setelah seorang laki-laki yang meninggal hari Jumat terbukti positif terkena virus mematikan itu.

Virus Ebola telah menewaskan ratusan orang tahun ini di Guinea, Sierra Leone dan Liberia.

Wartawan VOA di Lagos mengatakan laki-laki itu bernama Patrick Sawyer, usia 40 tahun, yang jatuh sakit setelah pulang naik pesawat dari Monrovia hari Minggu.

Ia dibawa ke sebuah fasilitas kesehatan swasta di Lagos dan ditempatkan di ruang isolasi. Tim dokter menduga ia menderita Ebola dan mengirim sampel darahnya untuk diperiksa.

Hari Jumat, Organisasi Kesehatan Sedunia mengatakan wabah Ebola telah menewaskan 660 orang di Afrika Barat – 314 di Guinea, 219 di Sierra Leone dan 127 di Liberia. Hampir 1.100 penderita telah dilaporkan, tetapi angka itu dapat meningkat cepat jika virus tersebut mulai menyebar di Nigeria terutama di Lagos yang berpenduduk lebih dari 17 juta orang.

Belum ada obat atau vaksin untuk menangkal Ebola. Gejala-gejala penyakitnya adalah demam, muntah-muntah, diare, dan pendarahan pada mata, telinga, mulut dan hidung.

XS
SM
MD
LG