Tautan-tautan Akses

AS

New York Larang Teknik Pengeboran Migas 'Fracking'


Pekerja di operasi perekahan hidrolik di sumur minyak Encana, negara bagian Colorado. (AP/Brennan Linsley)

Pekerja di operasi perekahan hidrolik di sumur minyak Encana, negara bagian Colorado. (AP/Brennan Linsley)

Teknik ini dikaitkan dengan pencemaran air dan kebocoran gas, dampak kesehatan dan risiko gempa bumi.

Negara bagian New York menyatakan akan melarang teknik pengeboran minyak dan gas yang dikenal sebagai fracking, setelah keluar laporan yang menyoroti risikonya pada kesehatan dan lingkungan hidup.

Metode perekahan hidrolik (hydraulic fracturing) telah memarakkan bahan bakar fosil di Amerika Serikat, meningkatkan produksi energi di dalam negeri dan mengurangi impor.

Tetapi laporan mengenai pencemaran air dan kebocoran gas di dekat sumur-sumur fracking telah memicu tentangan kuat terhadap teknik tersebut.

Laporan itu menyebutkan kemungkinan dampaknya terhadap kualitas udara dan air, dampak kesehatan yang belum jelas, meningkatnya risiko gempa bumi, serta masalah kebisingan dan lalu lintas terkait dengan proyek-proyek fracking. Disebutkan pula bahwa tidak cukup banyak informasi untuk memutuskan apakah risikonya sebanding dengan manfaatnya.

Teknik ini dilakukan dengan pemompaan air, pasir dan bahan-bahan kimia dengan tekanan tinggi ke susunan bebatuan jauh di bawah permukaan tanah. Perekahan bebatuan itu akan melepaskan minyak dan gas yang terperangkap di dalamnya.

Industri perminyakan menyebut larangan itu berlatar belakang politik dan menyesatkan. Dewan Perminyakan Negara Bagian New York Rabu menyatakan bahwa berbagai regulasi telah melindungi kesehatan dan lingkungan hidup. Disebutkan pula bahwa perekahan hidrolik dapat memberi manfaat ekonomi yang besar bagi negara bagian tersebut.

XS
SM
MD
LG