Tautan-tautan Akses

Netanyahu: Misi Bersejarah untuk Hentikan Perjanjian Nuklir Iran


Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berdoa di Dinding Barat di Kota Tua Yerusalem, 28 Februari 2015.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berdoa di Dinding Barat di Kota Tua Yerusalem, 28 Februari 2015.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bertolak ke Washington, di mana ia dijadwalkan menyampaikan pidato kontroversial dalam sidang gabungan di Kongres Amerika.

Netanyahu hari Minggu (1/3) mengatakan di bandara Ben Gurion, Israel, bahwa ia sedang dalam misi bersejarah untuk mengupayakan dan mencegah perjanjian nuklir dengan Iran.

Gedung Putih berang karena ketua DPR Amerika John Boehner dari fraksi Republik tidak berkonsultasi lebih dulu sebelum menyampaikan undangan kepada Netanyahu untuk berbicara kepada para legislator. Beberapa legislator dari partai Demokrat berencana memboikot pidato Netanyahu hari Selasa (3/3).

Penasihat Keamanan Nasional Amerika Susan Rice menyebut rencana Netanyahu merusak hubungan. Ia mengatakan pekan lalu bahwa hubungan antara Amerika dan Israel selalu bipartisan, tetapi hubungan ini dihambat oleh langkah-langkah partisan belakangan ini.

Netanyahu, yang mencalonkan diri lagi dalam pemilu akhir bulan ini, hari Minggu (1/3) mengatakan ia akan berbuat sekuat tenaga untuk memastikan masa depan Israel.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG