Tautan-tautan Akses

Negara Sahabat Tawarkan Bantuan Cari Pesawat AirAsia pada Presiden Jokowi


Pesawat AirAsia Airbus A320-200 di KLIA2, Sepang, Malaysia, 26 November 2014. (Foto: dok. AP)

Pesawat AirAsia Airbus A320-200 di KLIA2, Sepang, Malaysia, 26 November 2014. (Foto: dok. AP)

Presiden Joko Widodo jalin komunikasi dengan negara sahabat terkait pencarian hilangnya pesawat AirAsia QZ8501 rute penerbangan Surabaya-Singapura.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang saat ini tengah berada di Papua untuk kunjungan kerja telah memperoleh laporan terkait musibah hilang kontaknya pesawat AirAsia QZ 8501 rute penerbangan Surabaya–Singapura.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung menggelar rapat terbatas terkait proses pencarian pesawat. Usai rapat terbatas, Presiden Jokowi di Sorong Minggu (28/12) menyatakan pencarian pesawat akan dilakukan secara gabungan.

"Tadi pagi saya mendapatkan informasi mendapatkan kabar dari menteri perhubungan tentang hilangnya kontak pesawat QZ 8501 yang hilang kontak dari radar. Saya sudah memerintahkan pada Basarnas, pada KNKT juga kepada seluruh jajaran, baik Panglima TNI Kapolri dan seluruh kepala staf untuk bersama-sama ikut mencari," ujar Presiden Jokowi.

Selain itu, Presiden juga sudah menjalin komunikasi dengan pemerintah Singapura, Malaysia, Korea Selatan, Australia dan Inggris, terkait keberadaan warga negara asing di antara 155 penumpang pesawat AirAsia QZ8501. Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong menurut Presiden Joko Widodo telah menelpon langsung dirinya untuk menawarkan bantuan mencari lokasi pesawat AirAsia QZ8501 yang hilang kontak.

"Perdana Menteri Singapura juga sudah menelpon, kalo diperbolehkan mereka menawarkan untuk membantu. Dari Australia juga menawarkan diri untuk membantu pencarian itu," tambahnya.

Presiden Joko Widodo juga telah memerintahkan Menteri Perhubungan agar segera menghubungi pihak keluarga penumpang dan kru pesawat untuk melaporkan perkembangan pencarian pesawat itu. Presiden juga meminta seluruh masyarakat Indonesia mendoakan keselamatan kru dan penumpang pesawat AirAsia QZ8501.

"Dan selain pencarian tadi juga saya perintahkan ke menteri perhubungan untuk menghubungi keluarga dari penumpang dan keluarga dari crew. Kita berdoa semuanya. Saya dan seluruh rakyat Indonesia semua berdoa untuk keselamatan para penumpang dan crew Air Asia QZ 8501," kata Presiden Jokowi.

Rapat terbatas dihadiri Menko Polhukam Tedjo Edhy Purdijatno, Panglima TNI Jendral Moeldoko, KSAU Marsekal Ida Bagus Putu Dunia, KSAL Laksamana Marsetio, Kapolri Jendral Sutarman, Sekretaris Kabinet Andi Wijayanto, dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Marciano Norman.

Pesawat AirAsia dengan nomor penerbangan QZ8501 berjenis Airbus A320-200 dengan nomor registrasi PK-AXC, hilang kontak pada 06.17 WIB. Pesawat dari Bandara Juanda Surabaya ke Singapura itu membawa 155 penumpang dan 7 kru pesawat dengan kapten pilot Iriyanto. Pesawat tersebut hilang kontak lebih dari 10 jam.

AirAsia juga memberikan nomor emergency call yang tersedia bagi keluarga dan kerabat dengan para penumpang di nomor +622129850801.

Selain itu, AirAsia juga akan merilis informasi lebih lanjut melalui website-nya di www.airasia.com.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG