Tautan-tautan Akses

8 Negara Afrika Adakan Program untuk Adili Penyelundup Binatang


Petugas keamanan satwa liar Kenya membongkar barang-barang selundupan berisi cula badak dan gading di Nairobi yang akan dikirimkan ke Bangkok (foto: ilustrasi).

Petugas keamanan satwa liar Kenya membongkar barang-barang selundupan berisi cula badak dan gading di Nairobi yang akan dikirimkan ke Bangkok (foto: ilustrasi).

Penegak hukum dan pejabat satwa liar dari delapan negara Afrika bergabung dalam program latihan untuk menyeret para penyelundup binatang itu ke meja hijau.

Program yang juga diprakarsai oleh Yayasan Satwa Liar Afrika dan Dana Internasional untuk Satwa Liar, ditujukan untuk menunjukkan kepada para petugas dan penegak hukum cara-cara menghentikan penyelundup hewan dan produk-produk hewan ilegal.

rogram itu disebut ARREST, singkatan dari Africa's Regional Response to Endangered Species Trafficking.// Negara yang ikut ambil bagian, Ethiopia, Kenya, Mozambik, Republik Kongo, Afrika Selatan, Tanzania, Uganda dan Zambia.

Kepala Proyek Perdagangan satwa liar Afrika Timur, Samuel Mutai menjelaskan, “Ini adalah latihan untuk mendeteksi kejahatan terhadap lingkungan. Latihan ini pada dasarnya ditujukan pada badan-badan satwa liar, kejaksaan, polisi dan pegawai pabean yang akan dilatih bagaimana menangani isu-isu kejahatan terhadap satwa liar.”

Para peserta latihan mempelajari penggunaan anjing-anjing pelacak dalam melakukan penyelidikan, bagaimana memeriksa peti-peti kemas dan barang-barang muatan di pelabuhan dan bandara-bandara, serta bagaimana menyiapkan dokumen untuk polisi dan jaksa.

Mutai mengatakan, badan-badan satwa liar berharap meningkatkan pengawasan di perbatasan dan kerjasama regional melawan penyelundupan gading dan cula badak yang meningkat.

“Penyelundupan satwaliar merupakan isu perbatasan, jadi kalau semua negara ini bergabung kasus-kasus itu akan mudah ditangani.// Jika seseorang melakukan kejahatan di Kenya lalu pergi ke Ethiopia, Tanzania dan Uganda, makainformasinya dapat disebarkan di antara negara-negara itu,” tambahnya.

Tim-tim penyelidikan ARREST akan mengadakan pembicaraan mengenai program serupa di Asia.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG