Tautan-tautan Akses

NATO: Misi Afghanistan Berada pada Jalur yang Benar


Perwira tertinggi NATO, Laksamana Giampaolo Di Paola

Perwira tertinggi NATO, Laksamana Giampaolo Di Paola

Laksamana Italia Giampaolo Di Paola mengatakan itu setelah berbicara dengan kepala staf militer dari ke-26 negara anggota NATO.

Perwira tertinggi NATO mengatakan para pemimpin militer internasional sependapat misi Afghanistan berada dalam “jalur yang benar.”

Laksamana Italia Giampaolo Di Paola mengatakan kepada para wartawan hari Kamis ia telah bertemu melalui konferensi video jarak jauh dengan para kepala staf militer dari ke-26 negara anggota NATO.

Di Paola mengatakan pasukan Afghanistan sedang dilatih dengan baik untuk mengambil-alih ketika masyarakat internasional menyerahkan tanggung-jawab keamanan tahun 2014. Ia menolak persamaan keadaan di Afghanistan dengan Vietnam, dimana tentara yang dilatih Amerika dengan cepat dikalahkan ketika pasukan internasional ditarik tahun 1970-an.

Sementara itu, Negeri Belanda tampaknya sedang bersiap-siap untuk bergabung kembali dengan koalisi NATO di Afghanistan. Para anggota parlemen mengubah RUU hari Kamis untuk mengirim pasukan pelatih polisi berkekuatan 545 ke negara yang dilanda perang itu, guna memperoleh cukup dukungan untuk meloloskan rancangan tersebut.

Rancangan baru itu memperpanjang program pelatihan Belanda ke kira-kira 18 minggu bukan 6. Rancangan itu juga memberi jaminan bahwa pelatih polisi Belanda itu tidak akan memegang peran militer apapun.

Negeri Belanda menarik pasukannya dari Afghanistan tahun 2010, setelah perdebatan mengenai peranan negara itu disana menyebabkan koalisi yang berkuasa berantakan.

XS
SM
MD
LG