Tautan-tautan Akses

NATO dan Rusia Gagal Sepakati Pertahanan Misil


Pertemuan NATO di Brussels, dari kiri: Menhan Inggris Liam Fox, Sekjen NATO Anders Fogh Rasmussen, dan Menhan AS Robert Gates (8/6).

Pertemuan NATO di Brussels, dari kiri: Menhan Inggris Liam Fox, Sekjen NATO Anders Fogh Rasmussen, dan Menhan AS Robert Gates (8/6).

NATO menolak usul Moskow, yang mengusulkan membagi benua Eropa menjadi zona tanggung-jawab bersama Rusia dan NATO.

NATO dan Rusia telah gagal mencapai persetujuan untuk bekerjasama dalam rencana NATO untuk memasang sistem pertahanan misil di Eropa.

Dalam pertemuan hari Rabu di Brussels, NATO menolak usul Moskow, yang hendak membagi benua itu menjadi zona tanggung-jawab Rusia dan NATO.

Tetapi, Sekertaris Jenderal NATO Anders Fogh Rasmussen mengatakan kedua pihak dapat mencapai persetujuan pada waktunya untuk pertemuan puncak berikut bulan Mei tahun 2012. Ia menyatakan harapan agar Rusia dan NATO dapat mengembangkan dua sistem pertahanan misil yang akan tukar-menukar informasi.

Menteri Pertahanan Rusia Anatoly Serdyukov mengatakan sikap NATO tidak dapat diterima, tetapi Rusia bersedia meneruskan dialog.

Para pemimpin Rusia telah menentang keras gagasan pemasangan tameng misil yang dibangun Amerika di Eropa, dengan mengatakan itu akan merongrong kemampuan pertahanannya. Tetapi, Presiden Rusia Dmitry Medvedev setuju dalam pertemuan puncak NATO di Lisabon bulan November lalu untuk menjajaki kemungkinan bekerjasama dalam sistem itu.

Sejak itu, Moskow telah menuntut jaminan yang mengikat secara hukum bahwa tameng misil itu tidak ditujukan terhadap Rusia, tetapi NATO tidak mau memberi jaminan itu.

XS
SM
MD
LG