Tautan-tautan Akses

NATO Bahas Peran Militer di Afghanistan Pasca 2014


Seorang pria Afghanistan membawa anak-anaknya pergi dari tempat bom bunuh diri yang menyerang konvoi NATO di Kabul, Afghanistan (16/5). (AP/Anja Niedringhaus)

Seorang pria Afghanistan membawa anak-anaknya pergi dari tempat bom bunuh diri yang menyerang konvoi NATO di Kabul, Afghanistan (16/5). (AP/Anja Niedringhaus)

NATO akan menunggu sampai akhir tahun untuk memutuskan berapa banyak tentara Amerika dan sekutunya yang akan tetap berada di Afghanistan.

Kepala pasukan militer internasional di Afghanistan mengatakan NATO mungkin akan menunggu sampai akhir tahun ini untuk memutuskan berapa banyak tentara Amerika dan sekutunya yang akan tetap berada di negara itu setelah pasukan tempur ditarik mundur tahun depan.

Jenderal Korps Marinir Amerika Joseph Dunford, berbicara di Brussels Selasa (4/6), mengatakan pertemuan para menteri pertahanan NATO di kota itu pekan ini akan memberi pengarahan negara-negara mana yang akan berkomitmen untuk misi pelatihan dan konsultasi setelah pasukan tempur pergi.

Kepada wartawan, Dunford menyatakan, belum bisa memperkirakan berapa banyak tentara yang akan dibutuhkan Afghanistan setelah pasukan tempur ditarik. Ia mengatakan, jumlah itu akan ditentukan setelah para menteri NATO setuju pada apa yang ingin mereka capai di negara itu setelah 2014.

Jenderal itu menyebut jumlah tentara Afghanistan yang tewas ditangan pejuang Taliban cukup besar. Dikatakan, tentara Afghanistan tidak menyangka kekuatan Taliban melampaui perkiraan kemampuan mereka dalam melawan pemberontak.
XS
SM
MD
LG