Tautan-tautan Akses

Nasib Manifesto Hitler Diperdebatkan di Jerman​


Buku Adolf Hitler "Mein Kampf" (My Struggle) yang dipamerkan di Museum Sejarah Jermanpictured at the media preview of "Hilter und die Deutsche Volksgemeinschaft und Verbrechen" (Hitler and the German Nation and Crime) at the Deutsche Historisches Museum (German Historical Museum

Buku Adolf Hitler "Mein Kampf" (My Struggle) yang dipamerkan di Museum Sejarah Jermanpictured at the media preview of "Hilter und die Deutsche Volksgemeinschaft und Verbrechen" (Hitler and the German Nation and Crime) at the Deutsche Historisches Museum (German Historical Museum

Manifesto politik Adolf Hitler “Mein Kampf” diperkirakan akan dipublikasikan di Jerman tahun depan untuk pertama kali sejak kematian diktator Perang Dunia kedua yang bertanggung jawab atas tragedi Holocaust itu.

Dengan berakhirnya hak kepemilikan pemerintah negara bagian Bavaria, Jerman, yang berlaku selama 70 tahun sejak kematian Hitler pada 1945, manuskrip yang ditulis pemimpin anti Yahudi itu mulai tahun depan akan memasuki ranah publik. Namun rencana sebuah perusahaan penerbit untuk mempublikasikannya memicu kontroversi masyarakat.

Kelompok-kelompok Yahudi mengatakan, manifesto, yang menegaskan perkembangan sikap anti-Yahudi Hitler itu berbahaya dan seharusnya tidak pernah dipublikasikan lagi di Jerman.

Namun penerbit “Hitler, Mein Kampf. A Critical Edition” mengatakan, versi mereka akan menghadirkan pidato-pidato Adolf Hitler dengan berbagai penjelasan mengenai bagaimana penjahat paling terkenal abad 20 itu menciptakan gagasan-gagasannya, dan mengenai cacat dan kebohongan dalam argumen-argumennya.

Mein Kampf tidak dipublikasikan di Jerman sejak 1945, untuk menghormati jutaan warga Yahudi dan lainnya yang tewas di kamp-kamp konsentrasi Nazi selama perang itu. Manifesto itu telah diterjemahkan ke berbagai bahasa dan dipublikasikan di negara-negara lain. [ab]

XS
SM
MD
LG