Tautan-tautan Akses

NASA Dokumentasikan Eksplorasi Antariksa dalam Bentuk Karya Seni

  • Caty Weaver

Eksplorasi antariksa NASA kini didokumentasikan dalam berbagai bentuk karya seni yang dipamerkan di Musium di Washington, DC.

Eksplorasi antariksa NASA kini didokumentasikan dalam berbagai bentuk karya seni yang dipamerkan di Musium di Washington, DC.

Musium Kedirgantaraan dan Antariksa AS di Washington, yang beberapa waktu lalu dibuka, memamerkan lukisan, pahatan, dan karya seni mengenai eksplorasi antariksa NASA.

Pada tahun 1962 Kepala Badan Antariksa Amerika, NASA, punya ide unik untuk mendokumentasikan eksplorasi ruang angkasa. Ia kemudian meminta seniman-seniman mengabadikan kegiatan eksplorasi ruang angkasa melalui lukisan, gambar, dan pahatan. Dari situlah dibentuk Program Seni NASA.

Para seniman itu diberi keleluasaan bergerak di seluruh fasilitas NASA. Franklin McMahon, misalnya, meluangkan waktu berjam-jam di ruang pemeriksaan kesehatan antariksawan setelah kembali ke bumi. Ia melukis dokter-dokter yang sibuk memeriksa antariksawan Ed White setelah kembali ke bumi pada tanggal 7 Juni 1965.

Sebagian karya seni NASA tidak terlalu serius, seperti lukisan tentang pertemuan antara pesawat ulang alik Enterprise dengan USS Enterprise, pesawat antariksa dari film seri televisi Star Trek, karya Clayton Pond.

Seniman pop Andy Warhol mengetengahkan karya uniknya yang memperlihatkan antariksawan Neil Armstrong dalam pakaian astronot warna jingga menyala sedang berjalan di bulan yang berwana biru.

Sebagian karya seni lainnya mengundang emosi mendalam, seperti lukisan tentang pesawat ulang alik Colombia dan ketujuh awaknya. Pesawat ruang angkasa itu hancur ketika kembali memasuki atmosfir bumi dan menewaskan seluruh awaknya.

Karya seni yang dimiliki NASA itu berjumlah sekitar 3.000.

Lori Hopkin, pengunjung musium dari Vancouver, Kanada, mengatakan,

“Saya terkejut melihat lukisan-lukisan ini. Saya kira di sini hanya dipamerkan foto-foto.”

Mike Stanfill dari Adamsville, Tennessee, mengatakan pameran itu menakjubkan.

“Saya kira pameran ini hanya tentang pesawat-pesawat ruang angkasa tua,” ujarnya.

Ia berpendapat sebagian karya seni itu sangat unik, seperti karya Andy Warhol.

Becky Goins yang datang dari Virginia Beach berpendapat karya seni di musium itu bisa mendorong orang berkarya.

Ia mengatakan, “Anak laki-laki biasanya senang menggambar pesawat antariksa dan astronot yang berjalan di bulan. Ini adalah tahap awal, karena nantinya mereka bisa membuat karya seni yang bisa dipamerkan di musium ini. “

Pameran “NASA dan Seni: Lima Puluh Tahun Eksplorasi” berlangsung sampai tanggal 9 Oktober.

XS
SM
MD
LG