Tautan-tautan Akses

AS

Napi Guantanamo Dipulangkan ke Saudi


Penjara Guantanamo di Kuba. (Foto; dok.)

Penjara Guantanamo di Kuba. (Foto; dok.)

Pentagon mengatakan, seorang napi dari Saudi dipulangkan dari penjara militer Guantanamo Amerika di Kuba, di tengah klaim baru oleh pemerintahan Obama bahwa presiden akan menutup fasilitas pada akhir tahun jabatannya.

Departmen Pertahanan mengumumkan Senin, Muhammed Abd Al Rahman Awn Al-Shamrani telah dikirim pulang ke negara asalnya.

Menurut dokumen Departmen Pertahanan yang dibocorkan tahun 2011, pasukan Pakistan pada Desember 2001 menangkap Al-Shamrani yang kini berusia 40 tahun, setelah ia melarikan diri dari kamp pelatihan di Afghanistan dengan al-Qaida dan Taliban. Dokumen militer mengidentifikasinya sebagai "perekrut ekstrimis" dan anggota al Qaida. Namun dewan peninjau militer menyatakan September 2014 bahwa Al-Shamrani tidak menimbulkan ancaman keamanan yang signifikan terhadap Amerika.

Al-Shamrani tidak pernah dikenakan tuntutan atau dihukum selama 14 tahun mendekam di Guantanamo.

Presiden Obama selama bertahun-tahun mendukung penutupan fasilitas yang telah dihuni tersangka teroris asing selama 14 tahun itu, tapi masih ada 103 tahanan, dari 800 pada masa puncak penahanan teroris dan diakui secara publik oleh pemerintah. Obama menandatangani sebuah perintah eksekutif pada tahun 2009 untuk menutup penjara, yang juga dikenal sebagai Gitmo itu, dalam satu tahun.

Dalam sebuah wawancara di TV hari Minggu, Kepala Staf Gedung Putih, Denis McDonough mengatakan, pada akhir tahun jabatannya, Obama bermaksud menutup penjara kontroversial itu, yang menerima tahanan pertama pada tanggal 11 Januari2002 menyusul serangan teroris 11 September 2001 di Amerika.

Ratusan narapidana telah dipulangkan atau dipindahkan ke negara ke-3.

Tuduhan adanya penganiayaan, penyiksaan dan penahanan tak legal telah menodai penjara itu.

Direktur Program Keamanan dan Hak Asasi Manusia Amnesty International Amerika, Naureen Shah, menulis dalam sebuah pernyataannya pekan lalu bahwa penjara militer "telah menjadi simbol internasional dari penyiksaan dan penahanan tanpa tuntutan atau sidang pengadilan."

"Penutupan Guantanamo tidak hanya berarti memindahkan napi ke penjara lain dan menutup penjara. Ini sekaligus berarti mengakhiri praktik-praktik ini dan memberi pertanggung jawaban atas pelanggaran di masa lalu" tambahnya. [ps/jm]

XS
SM
MD
LG