Tautan-tautan Akses

Muslim Garis Keras Tuntut UU Anti-Penghinaan Agama di Bangladesh


Aktivis muslim garis keras menutup jalanan selama aksi protes mereka yang menyuarakan tuntutan UU anti-penghinaan agama di Dhaka, Bangladesh (5/5).

Aktivis muslim garis keras menutup jalanan selama aksi protes mereka yang menyuarakan tuntutan UU anti-penghinaan agama di Dhaka, Bangladesh (5/5).

Bentrokan massa demonstran dan polisi di ibukota Bangladesh, Dhaka, menewaskan sedikitnya 15 orang, Minggu (5/5).

Polisi mengatakan demonstran yang menuntut undang-undang anti-penghinaan agama yang baru mulai melempari polisi dengan batu Minggu malam, dan polisi membalas dengan peluru karet. Media setempat mengatakan sedikitnya 15 bom buatan rumah meledak dekat kantor pusat Liga Awami yang berkuasa.

Gambar video menunjukkan kobaran api yang membakar toko-toko pada malam hari dan puluhan kendaraan dibakar ketika puluhan ribu orang pengunjuk rasa mengamuk di jalan-jalan ibukota Dhaka. Banyak jalan-jalan Dhaka ditutup.

Para pejabat mengatakan demonstran bubar Senin pagi (6/5).

Tuntutan demonstran dari kelompok Hifazat-e-Islam yang baru terbentuk itu diajukan sebagai tanggapan atas apa yang disebut para Muslim berhaluan keras kelompok blogger Internet atheist setempat yang dituduh demonstran menghina Islam.

Kelompok tersebut telah membuat daftar tuntutan 13 pasal, termasuk pengakhiran “tata pendidikan yang tidak mengakui Tuhan,” dan undang-undang baru yang melarang pria dan wanita bercampur dengan bebas di tempat umum.

Kelompok itu juga menghendaki larangan pembangunan monumen dan patung di negara itu dan pengurangan hak wanita.
XS
SM
MD
LG