Tautan-tautan Akses

Muslim AS Rogoh Hati dan Kocek Mereka untuk Ramadan


Bagi jutaan umat Muslim di seluruh dunia Ramadan adalah waktu untuk kembali melihat isi hati mereka. Dan bagi yang mampu, juga waktu untuk merogoh kocek dan mendapatkan lebih banyak berkah selama bulan suci.

"Dengan rendah hati saya meminta pada Muslim atau Muslimah pertama yang berkata 'Saya jawab panggilanmu; saya akan berikan $20,000,'" ujar penyelenggara acara pengumpulan dana yang diorganisasi oleh badan amal Islam Amerika.

Acara tersebut diadakan oleh Islamic Relief USA, sebuah badan amal yang membantu orang-orang yang mengalami konflik dan bencana alam di seluruh dunia.

Bagi hampir 800 orang yang menghadiri acara tersebut, ini adalah kesempatan untuk melakukan kebaikan selama bulan suci Ramadan, bulan di mana umat Muslim percaya bahwa kebaikan mereka akan dibalas berkali lipat.

“Saya berusaha untuk lebih banyak melakukan amal selama bulan Ramadan, iya," kata seseorang yang hadir di acara tersebut Matthew Longacre. "Bagi saya hal yang paling penting adalah menemukan orang-orang yang membutuhkan dan tidak meminta bantuan dan kita mencoba untuk memberikan bantuan tersebut pada mereka bahkan sebelum mereka memintanya.”

“Saya punya anak yang masih kecil dan mereka harus memahami hal tersebut. Mereka harus bisa bangkit dan melakukan sesuatu untuk komunitas mereka,” ujar salah satu peserta acara lainnya, Iffat Zia.

Anwar Khan, CEO Islamic Relief USA, mengatakan organinasisnya melihat peningkatan donasi yang drastis di bulan Ramadan.

“Lima puluh persen donasi masuk selama bulan Ramadan. Jumlah donasi yang kita dapatkan selama enam bulan sama dengan donasi yang kita terima dalam satu bulan Ramadan,” ujarnya.

“Saya harap kontribusi saya malam ini bisa diterima oleh mereka yang benar-benar membutuhkan, oleh mereka yang berdoa dan berkata...Saya hanya butuh seseorang membantu saya saat ini,” ujar Matthew Longacre.

“Anak yatim di Suriah, di Palestina adalah berita menyedihkan yang kita lihat setiap hari jadi yang harus kita lakukan adalah bangkit dan membantu dan berbagi,” kata Iffat Zia.

Khan mengatakan Muslim Amerika tidak hanya melakukan donasi untuk membantu Muslim di negara-negara lain tapi juga memerangi kelaparan dan membantu menanggulangi bencana di Amerika. Kontribusi yang di dalam negeri, ujarnya, tidak hanya untuk membangun rumah, tapi juga untuk membangun relasi.

“Ada tornado di Arkansas, dan kami pergi ke sana untuk membantu membersihkan. Seorang perempuan tua mengatakan di Arkansas, ‘Saya tidak akan percaya apa yang saya lihat di berita tentang Muslim. Apa yang saya alami tidak seperti apa yang diberitakan.’ Dan kami juga senang karena Presiden Clinton juga melihat hasil kerja kami,” ujarnya.

Kurang dari satu jam, ruangan yang penuh dengan Muslim Amerika dengan berbagai warna kulit dan latar belakang, berhasil mengumpulkan lebih dari $200.000 dengan harapan kebaikan yang mereka lakukan selama bulan Ramadan tidak hanya membawa berkah bagi mereka tapi juga bagi mereka yang sangat membutuhkan di dunia.

XS
SM
MD
LG