Tautan-tautan Akses

AS

Muslim Amerika Bersiap Sambut Ramadan


Bulan suci Ramadan mulai pada hari Kamis, 18 Juni dan Muslim di seluruh dunia bersiap untuk berpuasa, refleksi dan berkumpul. Penetapan awal bulan puasa berbeda-beda berdasarkan penampakan bulan di suatu tempat.

Masjid 'Islamic Society of Orange County' atau Masyarakat Islam Orange County adalah masjid multi budaya di daerah mutli etnis di California selatan. Masjid tersebut sedang bersiap-siap menyambut Sabtu pertama di bulan Ramadan yang akan dirayakan besar-besaran.

Bagi Shaykh Mustafa Umar, direktur pendidikan di masjid itu, Ramadan mengajarkan disiplin diri dan membantu Muslim mensyukuri nikmat yang mereka miliki. Ramadan adalah saat untuk berpuasa sepanjang hari dan fokus pada bacaan suci, Al-Quran.

“Ketika kita tidak makan atau minum sepanjang hari, bahkan selama satu hari, kita sadar nikmat apa yang kita miliki, dan kita sadar bahwa kita seringkali menganggap enteng nikmat tersebut," kata Umar.

Anggota masjid bersiap untuk jadwal yang sibuk, termasuk berbagai kegiatan di malam hari setelah berbuka puasa.

Duaa Alwan, presiden Masyarakat Islam Orange County itu mengatakan, “Setiap hari di masjid ini, kita berbuka puasa ketika matahari terbenam, sekitar jam 8:00 malam. Ada makanan yang disediakan gratis di masjid ini. Kita juga mengundang komunitas lainnya dan teman-teman yang memeluk agama lain."

Orang-orang berbagi makanan mereka, dan makanan seperti juga komunitas yang berkunjung ke masjid tersebut, beragam jenisnya.

“Ada makanan Pakistan, ada makanan India, Timur Tengah, makanan Italia, dan berbagai makanan ini mencerminkan keragaman di komunitas kami," kata Alwan.

Anggota masjid Nawaz Ahmed mengatakan bulan Ramadan adalah saat untuk memperbaiki hidup.

“Seperti tahun baru bagi kami, di mana kita melakukan hal-hal yang harus kita lakukan, terus melakukannya, bersama-sama dengan kelompok dan komunitas kita," kata Ahmed.

Teman-teman lama kembali bertemu dan ikatan di antara masyarakat kembali diperkuat di bulan Ramadan. Shaykh Mustafa Umar berkata ini adalah pola yang dilakukan berulang-ulang di dunia Islam, dengan sedikit variasi.

“Bulan Ramadan seperti gabungan beribadah kepada Tuhan dan juga bersenang-senang, dan menyadari serta mensyukuri berkat yang kita punya dalam hidup kita," kata Umar.

Para anggota masjid ini mengatakan setiap awal Ramadan, suasana gembira mulai dirasakan.

XS
SM
MD
LG