Tautan-tautan Akses

Musharraf Tuding Pemerintah Pakistan 'Tidak Bijaksana'


Mantan Presiden Pakistan Pervez Musharraf (Foto: dok).

Mantan Presiden Pakistan Pervez Musharraf (Foto: dok).

Mantan Presiden Pakistan Pervez Musharraf mengatakan rencana pemerintah Pakistan untuk mengadilinya atas tuduhan penghianatan adalah tindakan gegabah dan tidak bijaksana.

Seorang juru bicara Musharraf mengatakan hari Senin tindakan itu bertujuan untuk mengalihkan perhatian bangsa dari masalah yang lebih mendesak dan dapat mengoyahkan Pakistan.

Sebelumnya hari Senin, Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif mengatakan kepada parlemen mantan presiden dan jenderal pensiunan militer itu hendaknya diadili atas tuduhan penghianatan.

Sharif menuduh Musharraf berkhianat karena menggulingkan pemerintahan terpilih dan mencabut undang-undang dasar ketika berkuasa. Musharraf menggulingkan Sharif dalam kudeta lebih dari 10 tahun yang lalu.

Dalam perkembangan lain hari Senin, Jaksa Agung Munir Malik tampil di hadapan Mahkamah Agung mengenai rencana pemerintah untuk kemungkinan dakwaan berkhianat terhadap Musharraf. Mahkamah meminta informasi lebih banyak mengenai kasus itu dan meminta jaksa agung agar memberi informasi terbaru kepada mahkamah sebelum hari Kamis.

Musharraf kembali ke Pakistan bulan Maret setelah empat tahun mengasingkan diri di luar negeri. Ia sejak itu telah dikenakan tahanan rumah.
XS
SM
MD
LG