Tautan-tautan Akses

Mubarak Dibebaskan dari Tuduhan Pembunuhan Demonstran Mesir


Mantan Presiden Mesir Hosni Mubarak menuju pengadilannya di Kairo, 27 September 2014.

Mantan Presiden Mesir Hosni Mubarak menuju pengadilannya di Kairo, 27 September 2014.

Mantan presiden Mesir Hosni Mubarak telah dinyatakan bebas dari seluruh tuduhan yang berasal dari keterlibatannya dalam pembunuhan demonstran semasa revolusi tahun 2011 yang menyingkirkannya dari kekuasaan.

Seorang hakim berbicara hari Sabtu (29/11) dalam ruang sidang yang padat sebelum mengumumkan bahwa dakwaan-dakwaan terhadap pemimpin tersingkir itu telah dicabut.

Ruang sidang riuh oleh tepuk tangan sewaktu putusan itu diumumkan.

Dalam pidato panjangnya, hakim mendesak para wartawan agar tidak berkomentar atau menganalisis kasus itu sebelum membaca dokumen setebal 1.430 halaman yang menjelaskan putusan tersebut.

Menteri Dalam Negeri pada masa pemerintahan Mubarak dan enam pejabat keamanan senior lainnya yang dituduh memerintahkan pembunuhan ratusan demonstran juga dibebaskan dari tuduhan.

Mubarak, dan para terdakwa lainnya dituduh memerintahkan pembunuhan ratusan demonstran.

Mantan presiden itu dijatuhi hukuman penjara seumur hidup pada tahun 2012 karena perannya dalam kasus itu, tetapi dibebaskan setahun kemudian dan dikenai tahanan rumah di sebuah rumah sakit militer, sambil menunggu hasil peradilan ulang.

Sejak itu, Mesir telah menyelenggarakan pemilu-pemilu demokratis, tetapi militer membantu menggulingkan presiden terpilih, Mohamed Morsi, sewaktu ia mendesakkan konstitusi yang dianggap banyak warga Mesir mendukung kaum Islamis. Mantan kepala badan intelijen semasa pemerintahan Mubarak, Abdel Fattah al-Sisi, kini menjabat presiden Mesir.

XS
SM
MD
LG