Tautan-tautan Akses

Mubarak dan Dua Puteranya akan Diadili dalam Kasus Tewasnya Demonstran


Mantan Presiden Mesir Hosni Mubarak menderita sakit setelah jatuh dari kekuasaan (foto: 24/4).

Mantan Presiden Mesir Hosni Mubarak menderita sakit setelah jatuh dari kekuasaan (foto: 24/4).

Tuduhan atas Mubarak dan puteranya, Gamal dan Alaa, termasuk penyalahgunaan kekuasaan dan pembunuhan atas demonstran pro demokrasi.

Jaksa Mesir mengatakan bekas Presiden Hosni Mubarak dan dua anak laki-lakinya akan diadili atas tuduhan terkait kematian demonstran ketika terjadi pergolakan yang mengakibatkan mundurnya Mubarak.

Kantor berita Mesir mengumumkan keputusan itu hari Selasa. Kelompok-kelompok yang menuntut Mubarak diadili merencanakan protes besar di Kairo pada hari Jumat.

Tuduhan-tuduhan terhadap Mubarak dan anak laki-lakinya Gamal dan Alaa termasuk penyalahgunaan kekuasaan dan menghambur-hamburkan uang rakyat dan juga pembunuhan terhadap demonstran pro demokrasi awal tahun ini.

Pengumuman itu keluar setelah pihak berwenang Mesir minggu lalu membebaskan istri Mubarak setelah ia setuju untuk menyerahkan uang sekitar 3,4 juta dolar dari dua rekening bank dan sebuah villa di Kairo.

Pihak berwenang menahan Suzanne Mubarak atas tuduhan korupsi karena diduga menyalah gunakan pengaruh suaminya untuk keuntungan pribadi yang melanggar hukum. Mubarak dan dua anak laki-lakinya tetap ditahan.

Gamal Mubarak tidak punya jabatan resmi dalam pemerintahan namun ia memegang posisi penting dalam Partai Demokratik Nasional yang berkuasa sebelumnya dan dianggap sedang disiapkan untuk menggantikan ayahnya. Saudara laki-lakinya Alaa adalah pengusaha terkenal yang juga tidak punya jabatan resmi.

Dewan militer yang berkuasa menampik laporan-laporan media minggu lalu mengenai kemungkinan Mubarak diampuni.

XS
SM
MD
LG