Tautan-tautan Akses

Misionaris Kristen Akui Berusaha Gulingkan Pemerintah Korea Utara


Kim Jung Wook, misionaris Baptist dari Korea Selatan, dalam jumpa pers di Pyongyang, Korea Utara (27.2). (AP/Vincent Yu)

Kim Jung Wook, misionaris Baptist dari Korea Selatan, dalam jumpa pers di Pyongyang, Korea Utara (27.2). (AP/Vincent Yu)

Kim Jung Wook setidaknya merupakan misionaris Kristen ketiga yang ditahan oleh Korea Utara, yang memandang pekerja agama yang tidak sah sebagai mata-mata.

Seorang misionaris Kristen dari Korea Selatan mengakui Kamis (27/2) bahwa ia berusaha menggulingkan pemerintah Korea Utara atas perintah Seoul.

Kim Jung Wook setidaknya merupakan misionaris Kristen ketiga yang ditahan oleh Korea Utara, yang memandang pekerja agama yang tidak sah sebagai mata-mata.

Ucapannya dikeluarkan dalam jumpa pers di Pyongyang, tempat ia ditangkap Oktober dengan beberapa Alkitab dan materi penyebaran agama lainnya.

Korea Selatan belum menanggapi kasus itu. Tetapi, tuduhan Kim dipertanyakan karena Korea Utara sering mengharuskan tahanan asing membacakan pengakuan untuk meningkatkan kemungkinan mereka dibebaskan.

Pyongyang mengatakan November pihaknya menangkap apa yang disebutnya seorang mata-mata Korea Selatan. Seoul lalu membantah tuduhan itu. Hanya kemudian lebih jelas diketahui bahwa tahanan tersebut adalah misionaris Baptist berusia 50 tahun.
XS
SM
MD
LG