Tautan-tautan Akses

Misi PBB di Sudan Selatan Dikecam


Tentara perdamaian PBB melakukan penjagaan di sebuah kamp pengungsi di Juba, Sudan Selatan (foto: ilustrasi).

Tentara perdamaian PBB melakukan penjagaan di sebuah kamp pengungsi di Juba, Sudan Selatan (foto: ilustrasi).

Penyidikan independen terkait serangan di Sudan Selatan Juli lalu terhadap sebuah kompleks PBB yang dihuni 27.000 pengungsi mengecam keras kepemimpinan misi penjaga perdamaian PBB dan tanggapan pasukan dari China, Ethiopia, Nepal dan India dalam misi itu.

Laporan tim penyelidik yang dikeluarkan hari Selasa (1/11) itu juga mengecam misi PBB dan penjaga perdamaian karena tidak menanggapi serangan terhadap Kamp Terrain, sebuah kompleks yang terletak tidak jauh dari lokasi di mana staf PBB, pekerja bantuan dan staf lokal dirampok, dipukuli, diperkosa dan dibunuh oleh sekelompok tentara bersenjata.

Laporan itu mengatakan “kurangnya kepemimpinan di pihak perwira senior dalam misi itu mengakibatkan tanggapan yang tidak efektif dan semrawut terhadap kekerasan” di kompleks PBB yang dikenal sebagai UN House itu.

Ditambahkan bahwa tim penjaga perdamaian tidak beroperasi di bawah satu komando dan takut menghadapi risiko. [em/ds]

XS
SM
MD
LG