Tautan-tautan Akses

Minum Kopi Sambil Main Kucing di Cat Town Café, Oakland


Kedai kopi dengan kucing di Cat Town Cafe in Oakland, California.

Kedai kopi dengan kucing di Cat Town Cafe in Oakland, California.

Warga Oakland kini bisa menikmati kopi sambil bermain bersama kucing di Cat Town Cafe. Mereka bahkan bisa mengadopsi kucing-kucing tersebut bila mereka menginginkannya.

Kebanyakan orang pergi ke kedai kopi untuk mendapatkan kafein yang mereka butuhkan setiap hari, tapi di sebuah kedai kopi di California, orang pergi untuk bertemu dengan kucing.

Kedai kucing atau cat café, di mana konsumen bisa bersantai, minum teh atau kopi dan main dengan kucing, pertama kali dibuka di Asia pada tahun 1990an, dan sekarang bisa ditemukan di Asia dan Eropa. Tapi baru tahun lalu ada kedai kucing di Amerika, ketika Cat Town Café dibuka di Oakland.

Zona Kucing

Kedai kopi dengan kucing itu menyajikan kue-kue untuk dinikmati dengan minuman, sementara ada dua puluh kucing di sebelah. Zona kucing berhiaskan dinding warna-warni penuh lukisan, kursi dan bantal yang nyaman dan mainan kucing dari kayu.

Kucing di Cat Town Cafe di Oakland, California. Para pelanggan kedai kopi bisa menikmati kopi sambil bermain dengan kucing. (AP Photo/Eric Risberg)

Kucing di Cat Town Cafe di Oakland, California. Para pelanggan kedai kopi bisa menikmati kopi sambil bermain dengan kucing. (AP Photo/Eric Risberg)

Sebagian besar kucing tidur di bawah sinar matahari atau bersantai di depan jendela besar yang menghadap ke arah jalan yang ramai dilalui. Dengan biaya masuk yang murah, tamu kedai kopi bisa menghabiskan waktu selama satu jam dengan kucing-kucing tersebut, bermain dengan mereka, mengelus mereka, atau hanya memandangi mereka.

Para pelanggan punya banyak alasan untuk mengunjungi Cat Town Café di Oakland itu. Alan membawa anak laki-lakinya, karena, katanya, "Caleb senang dengan kucing."

"Saya pikir kedai ini tempat yang menyenangkan untuk menyapa kucing-kucing. Di tempat tinggal kami, kami tidak boleh memelihara kucing," katanya. "Kami tidak punya hewan peliharaan. Di sini ia bisa melihat hewan."

Mike Deluca ingin mengadopsi seekor kucing untuk anak laki-laki pacarnya, Michael. Pada kunjungan mereka yang kedua ke Cat Town Café, mereka menemukan Juniper, seekor kucing abu-abu.​

Juniper, kucing abu-abu yang baru diadopsi oleh Mike Deluca. (JoAnn Mar/VOA)

Juniper, kucing abu-abu yang baru diadopsi oleh Mike Deluca. (JoAnn Mar/VOA)

"Kami langsung jatuh cinta dengan kucing-kucing yang ada di kedai itu," ujarnya. "Mereka punya banyak kucing, anak kucing, dan juga kucing dewasa. Staf kedai juga luar biasa. Dan kami memutuskan untuk mengadopsi seekor kucing untuk anaknya. Semuanya menyenangkan."

Adopsi, tidak hanya mengagumi

Cat Town Café berbeda dengan sebagian besar kedai kopi serupa di Asia dan Eropa, di mana kucing-kucing adalah penghuni tetap kedai-kedai itu.

Adam Myatt, yang mendirikan Cat Town bersama Ann Dunn pada bulan Oktober, mengatakan mereka melihat kedai kucing sebagai kesempatan untuk menarik perhatian terhadap kucing-kucing liar atau terlantar.

Dunn memulai pusat penyelamatan empat tahun lalu dan sejak itu, mengadopsi ratusan kucing-kucing terlantar.

"Apakah kita bisa membuat tempat ini seperti pusat adopsi?" Myatt bertanya-tanya. "Bisakah kita memanfaatkan kedai kopi ini supaya ada lebih banyak orang yang bisa melihat kucing-kucing ini?"

Dan kemudian memasangkan orang dengan kucing untuk diadopsi menjadi salah satu misi Cat Town Café.

Cat Town Cafe di Oakland, California.

Cat Town Cafe di Oakland, California.

Jutaan anjing dan kucing menjalani eutanasia setiap tahun di tempat-tempat penampungan hewan di AS. Di Oakland, tingkat eutanasia kucing mencapai 40 persen tahun lalu. Berkat Cat Town dan pusat penyelamatan lainnya dan juga kampanye pengebirian yang gencar, jumlah kucing yang dibunuh di tempat-tempat penampungan di Oakland menurun jadi 20 persen.

Dunn mengatakan ratusan sukarelawan yang membantu di kedai kopi itu dan menyediakan rumah bagi kucing-kucing terlantar tersebut telah membuat kontribusi yang besar. Ia menambahkan bahwa "ukuran sukses kami adalah seberapa banyak kucing yang diadopsi tingkat adopsi di tempat ini sudah meningkat dua kali lipat sejak dibuka."

"Jadi misi kami berjalan dan Oakland senang punya kedai kopi kucing pertama di Amerika," katanya. "Kami membawa banyak orang datang ke kota ini, bukan hanya datang dengan mobil tapi juga naik pesawat."

Warga Amerika yang membutuhkan seekor kucing tidak lagi harus terbang ke Oakland. Kedai kopi dengan kucing menyebar dengan cepat ke berbargai kota lain di Amerika. Sejak Cat Town dibuka, kedai kopi serupa dibuka di New York, Denver, San Diego, dan Portland, Oregon.

XS
SM
MD
LG