Tautan-tautan Akses

Militer Pakistan Target Militan di Perbatasan Afghanistan, 32 Tewas


Polisi Afghanistan berjaga di Torkham, provinsi Nangarhar, Afghanistan (Foto: dok).

Polisi Afghanistan berjaga di Torkham, provinsi Nangarhar, Afghanistan (Foto: dok).

Panglima militer Pakistan menandatangani surat perintah hukuman mati bagi enam “teroris inti”, Kamis (18/12).

Militer Pakistan mengatakan, tentara telah menyerbu dan menewaskan sedikitnya 32 militan dekat perbatasan Afghanistan.

Operasi hari Jumat (19/12) tersebut dilancarkan sementara Pakistan meningkatkan serangan udara dan darat terhadap militan Taliban yang menyerang sebuah sekolah militer di kota Peshawar, bagian barat laut negara itu. Sedikitnya 149 orang, kebanyakan anak-anak dilaporkan tewas. Pembantaian tersebut mengejutkan dunia dan menyebabkan PM Nawaz Sharif mencabut moratorium hukuman mati.

Hari Kamis (18/12), panglima militer Pakistan menandatangani surat perintah hukuman mati bagi enam “teroris inti.” Militer tidak merilis nama keenam oknum tersebut dan media lokal melaporkan, nama-nama tadi hanya akan diumumkan setelah kematian mereka.

Surat perintah kematian tadi tidak dapat digugat, dan para tahanan diduga akan digantung dalam beberapa hari. Enam terpidana tadi dikabarkan berkaitan dengan beberapa serangan, termasuk sebuah serbuan militan di markas militer Pakistan di Rawalpindi dan beberapa usaha pembunuhan terhadap mantan Presiden Pervez Musharraf.

Organisasi-organisasi HAM, Amnesty International dan Human Rights Watch mengecam keputusan PM Nawaz Sharif itu, yang dikatakan “tidak mengatasi akar masalah.”

XS
SM
MD
LG