Tautan-tautan Akses

Militer Myanmar Bebaskan 109 Tentara Anak


Suasana di markas pelatihan tentara angkatan darat Pathein, Irawaddy, Myanmar (Foto: dok). Militer Myanmar telah membebaskan 109 anak dari kesatuannya, pembebasan terbesar sejak pemerintah negara itu setuju menghentikan menggunakan tentara anak-anak dua tahun lalu.

Suasana di markas pelatihan tentara angkatan darat Pathein, Irawaddy, Myanmar (Foto: dok). Militer Myanmar telah membebaskan 109 anak dari kesatuannya, pembebasan terbesar sejak pemerintah negara itu setuju menghentikan menggunakan tentara anak-anak dua tahun lalu.

Dalam pernyataan hari Kamis (25/9), Dana Anak-anak PBB, U.N. Children's Fund, mengutarakan, tindakan tersebut menunjukkan militer Myanmar bersikap serius untuk mempercepat diakhirinya perekrutan dan pengeksploitasian anak.

PBB mengatakan militer Myanmar telah membebaskan 109 anak dari kesatuannya, pembebasan terbesar sejak pemerintah negara itu setuju menghentikan menggunakan tentara anak-anak dua tahun lalu.

Dalam pernyataan hari Kamis (25/9), Dana Anak-anak PBB, U.N. Children's Fund, mengutarakan, tindakan tersebut menunjukkan militer Myanmar bersikap serius untuk mempercepat diakhirinya perekrutan dan pengeksploitasian anak.

Mereka yang dibebaskan hari Kamis (25/9) berumur di bawah 18 tahun pada saat Myanmar, yang juga dikenal sebagai Burma, menandatangani persetujuan dengan PBB pada tahun 2012 yang mengatur diakhirinya praktek tersebut. Sejak itu, total 472 anak telah dibebaskan, termasuk 91 orang yang dibebaskan Agustus lalu.

Menurut PBB, sedikitnya tujuh kelompok bersenjata lainnya, selain pasukan bersenjata pemerintah, merekrut dan menggunakan tentara anak-anak di Myanmar. Hal ini kini menguak ke permukaan setelah bertahun-tahun berada di bawah pemerintahan militer.

XS
SM
MD
LG