Tautan-tautan Akses

Militer Korsel: Korut Luncurkan Rudal Balistik


Foto rudal balistik yang diluncurkan dari kapal selam di Pyongyang, 24 April 2016.

Foto rudal balistik yang diluncurkan dari kapal selam di Pyongyang, 24 April 2016.

Militer Korea Selatan mengatakan rudal balistik Korea Utara yang diluncurkan dari kapal selam sepertinya tidak berhasil.

Kepala Staf Gabungan Korea Selatan hari Sabtu (23/4) mengatakan bahwa sebuah misil ditembakkan dari sebuah kapal selam. Seorang juru bicara departemen pertahanan Korea Selatan mengatakan Seoul memantau kegiatan militer Korea Utara dengan seksama dan tetap bersiaga penuh.

Korea Utara telah meluncurkan serangkaian rudal dan tembakan artileri ke laut di tengah berlangsungnya latihan militer tahunan antara AS dan Korea Selatan. Pyongyang mengatakan latihan itu merupakan persiapan invasi ke Korea Utara.

Tetapi menteri luar negeri Korea Utara mengatakan kepada Associated Press dalam wawancara hari Sabtu bahwa negaranya siap menghentikan uji coba nuklirnya apabila AS menghentikan latihan tahunannya.

Menteri Luar Negeri Ri Su Yong, dalam wawancara pertamanya dengan sebuah organisasi berita Barat, menegaskan kembali posisi Pyongyang sejak lama bahwa sikap AS memicu negaranya mengembangkan senjata nuklir sebagai langkah perlawanan.

“Stop latihan perang nuklir di Semenanjung Korea, maka kami juga akan menghentikan uji coba nuklir.”

Korea Utara pernah menyampaikan usulan serupa kepada Washington di masa lalu tetapi AS berkeras Korea Utara harus menghentikan program senjata nuklirnya terlebih dulu sebelum bisa melakukan perundingan apapun. Hasilnya adalah kebuntuan antara kedua negara itu sementara negara komunis itu terus melakukan tindakan agresif.

Surat kabar Korea Utara Rodong Sinmun menerbitkan pernyataan beberapa jam sebelumnya, mengatakan Presiden Korea Selatan Park Geun-hye sebaiknya menyiapkan pemakamannya.

Pyongyang telah berupaya mengembangkan kemampuan rudal balistik yang diluncurkan dari kapal selam.

Penembakkan hari Sabtu itu dilakukan ketika Korea Utara sedang bersiap–siap mengadakan kongres partai berkuasa bulan Mei, yang pertama sejak 1980.

PBB baru-baru ini menerapkan serangkaian sanksi yang lebih keras terhadap Korea Utara atas uji coba nuklir keempat bulan Januari, dan sebuah uji coba rudal balistik sebulan kemudian. [vm]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG