Tautan-tautan Akses

Militer Duduki Markas Besar Partai Berkuasa di Guinea Bissau


Calon Presiden partai berkuasa di Guinea Bissau, Carlos Gomes Junior (foto: dok), Tentara mengepung dekat tempat kediaman Carlos Gomes.

Calon Presiden partai berkuasa di Guinea Bissau, Carlos Gomes Junior (foto: dok), Tentara mengepung dekat tempat kediaman Carlos Gomes.

Tentara Guinea Bissau menduduki jalan-jalan pusat kota hari Kamis, termasuk jalan di mana kandidat presiden Carlos Gomes Junior tinggal. Politisi itu setelah kerusuhan Kamis belum bisa diketahui keberadaannya.

Blok Afrika Barat yang dikenal sebagai ECOWAS mengumumkan, mereka mengutuk usaha kudeta itu.

Para saksi mengatakan, tentara juga menangkap para politisi dan mengambil alih markas besar partai berkuasa dan sebuah stasiun radio nasional sementara tembakan dan serangan roket terdengar di ibukota.

Kedubes Amerika di Dakar, Senegal, yang operasinya mencakup Guniea Bissau, mengeluarkan pesan darurat kepada warga Amerika di negara tetangga itu untuk menjauh dari kawasan pusat kota Bissau. Pesan itu mengatakan kekerasan yang dilaporkan terjadi di kota kemungkinan akibat usaha kudeta, dan bahwa potensi ketidakstabilan politik dan kerusuhan sipil atau militer tetap tinggi.

Insiden itu terjadi pada malam sebelum dimulainya kampanye pemilu putaran kedua dalam pemilihan presiden Guinea Bissau.

Oposisi Guinea-Bissau yang dipimpin oleh pemenang nomor dua pemilu Kumba Yala, telah menyerukan pemboikotan pemungutan suara babak kedua tanggal 29 April dan memperingatkan pendukungnya agar tidak ikut berkampanye. Yala adalah salah seorang dari lima kandidat yang mengklaim pemungutan suara putaran pertama dicurangi.
XS
SM
MD
LG