Tautan-tautan Akses

Militer Bangladesh Bantu Amankan Pemilu


Bangladesh mengerahkan militer untuk membantu menghentikan kekerasan politik menjelang pemilu (foto: dok).

Bangladesh mengerahkan militer untuk membantu menghentikan kekerasan politik menjelang pemilu (foto: dok).

Pasukan militer Bangladesh akan dikerahkan hingga tanggal 9 Januari, empat hari setelah pelaksanaan pemilu di sana.

Pihak berwenang di Bangladesh mengerahkan militer ke berbagai penjuru negara itu untuk membantu menghentikan kekerasan politik menjelang pemilu bulan depan.

Para pejabat militer dan pemilu mengatakan, pasukan militer akan dikerahkan hingga tanggal 9 Januari, empat hari setelah pelaksanaan pemilu. Militer mengatakan mereka terbiasa menjadi kekuatan yang dapat diandalkan jika ada kekerasan politik.

Laporan-laporan setempat mengatakan, puluhan ribu tentara sedang dikerahkan, namun militer belum mengukuhkan jumlahnya.

Partai oposisi utama dan beberapa sekutunya memboikot pemilu itu karena PM Sheik Hasina menolak untuk mundur dan menyerahkan kekuasaan kepada pemerintah sementara.

Kekerasan politik telah mengguncang negara itu selama berbulan-bulan, dan mengakibatkan lenih dari 150 orang tewas tahun ini. Kebanyakan korban tewas terjadi selama dua bulan terakhir.
XS
SM
MD
LG