Tautan-tautan Akses

AS

Militer AS Minta Kebijakan Soal Transgender Ditunda


Menteri Pertahanan AS Ash Carter telah lama ingin membatalkan larangan orang transgender berdinas di militer.

Menteri Pertahanan AS Ash Carter telah lama ingin membatalkan larangan orang transgender berdinas di militer.

Orang-orang transgender akan diizinkan untuk berdinas di militer, dan yang telah menjadi anggota tidak bisa dipaksa untuk keluar berdasarkan identitas gender mereka.

Para pemimpin senior militer Amerika menyatakan keprihatinan yang mendalam minggu ini dengan diluncurkannya aturan baru Departemen Pertahanan yang memungkinkan orang transgender berdinas secara terbuka di militer AS.

Mereka mengatakan hal itu dilakukan terlalu cepat, dan bahwa masih ada sejumlah rincian dan pertanyaan yang harus dijawab.

Departemen Pertahanan AS berencana mengungkapkan peraturan baru itu dalam satu-dua hari ini. Dalam kebijakan baru itu, menurut kantor berita Associated Press, orang-orang transgender akan diizinkan untuk berdinas di militer, dan yang telah menjadi anggota tidak bisa dipaksa untuk keluar berdasarkan identitas gender mereka.

Pejabat yang mengetahui rencana tersebut mengatakan bahwa menjadi anggota militer harus terbuka bagi siapa saja yang memenuhi standar dan persyaratan yang ketat, terlepas dari identitas jenis kelamin mereka.

Dalam pertemuan tertutup itu, para kepala dinas militer mengatakan Departemen Pertahanan harus menyiapkan panel ahli yang bisa menggunakan waktu sampai satu tahun untuk mempelajari dan menerapkan kebijakan itu secara menyeluruh, guna memastikan keputusan itu adil dan konsisten di seluruh bagian angkatan bersenjata amerika.

Menteri Pertahanan, Ash Carter menjelaskan Juli lalu, ia bermaksud membatalkan larangan orang transgender berdinas di militer, dan menyebut larangan itu sudah usang.

Dia sejak lama berpendapat bahwa militer harus lebih inklusif untuk mendapatkan tentara terbaik dan tercerdas. Pada saat itu ia memerintahkan studi enam bulan untuk mengakhiri salah satu hambatan terakhir berdasarkan gender untuk dinas militer, namun para pejabat mengatakan Carter frustrasi karena lambatnya kemajuan. [ps/ii]

XS
SM
MD
LG