Tautan-tautan Akses

AS

Militer AS Beri Medali untuk Tentara yang Bantu Hentikan Serangan Teroris di Perancis


Tentara AS Alek Skarlatos dalam upacara di Kedutaan Besar AS di Paris, Perancis (23/8). (Reuters/Regis Duvignau)

Tentara AS Alek Skarlatos dalam upacara di Kedutaan Besar AS di Paris, Perancis (23/8). (Reuters/Regis Duvignau)

Aleksander Skarlatos akan dianugerahi Soldiers Medal, penghargaan tertinggi atas tindak kepahlawanan yang dilakukan bukan dalam pertempuran dengan musuh.

Departemen Pertahanan AS mengatakan bahwa seorang tentara yang telah membantu menghentikan serangan teroris di Perancis, akan diangerahi salah satu penghormatan tertinggi Angkatan Darat Amerika.

Pentagon mengumumkan Selasa (25/8) bahwa Aleksander Skarlatos, seorang anggota Pengawal Nasional Oregon, akan dianugerahi Soldiers Medal – penghargaan yang disebut angkatan darat “penghormatan tertinggi atas tindak kepahlawanan yang dilakukan bukan dalam pertempuran dengan musuh.”

Skarlatos adalah salah satu dari tiga warga Amerika, yang bersama seorang warga negara Inggris, mengkonfrontasi seorang pria bersenjata berat dalam kereta api yang sedang dalam perjalanan dari Amsterdam ke Paris, Jumat.

Penghargaan bagi Skarlatos diberikan karena ia mengambil risiko kehilangan nyawa sendiri demi mencegah kemungkinan jatuhnya sangat banyak korban jiwa. Sekretaris Angkatan Darat John McHugh mengatakan tindakan anggota Pengawal Nasional itu, serta rekan-rekannya, “menunjukkan standar tertinggi teladan pengorbanan yang tidak mementingkan diri sendiri.”

Hari Selasa, kejaksaan Perancis mendakwa tersangka Ayoub El-Khazzani yang berusia 25 tahun dengan usaha pembunuhan terencana yang bersifat terorisme.

Jaksa Paris Francois Mollins mengatakan kepada para wartawan bahwa Khazzani menaiki kereta api itu hari Jumat di Brussels dengan bersenjatakan sepucuk senapan penyerang dan 270 butir peluru. Ia mengatakan tersangka juga membawa sepucuk pistol Luger, satu botol berisi bensin, dan sebilah pisau.

Mollins juga mengatakan tersangka menonton video Islamis radikal pada teleponnya beberapa saat sebelum ia dikonfrontasi dan ditaklukkan oleh empat pria ketika ia mulai berjalan di tengah gerbong kereta api itu. Seorang pria lainnya, seorang Amerika asal Perancis, luka-luka kena tembak ketika berusaha merebut senapan tadi dari tangan pria bersenjata itu. Korban masih di rumah sakit hari Selasa.

XS
SM
MD
LG