Tautan-tautan Akses

AS dan Afghanistan Kutuk Serangan di Herat


Petugas keamanan Afghanistan meriksa kendaraan yang rusak yang digunakan dalam serangan bom bunuh diri di luar konsulat AS di Herat (13//2013)

Petugas keamanan Afghanistan meriksa kendaraan yang rusak yang digunakan dalam serangan bom bunuh diri di luar konsulat AS di Herat (13//2013)

AS dan Afghanistan mengutuk serangan Taliban atas konsulat AS di kota Herat. Beberapa pejabat NATO mengatakan pasukan keamanan internasional dan Afghanistan mengusir para penyerang dan mengamankan kompleks itu.

Hari masih pagi ketika militan Afghanistan menabrakkan mobil yang dipadati peledak ke tembok di sekitar konsulat Amerika di Herat – yang berbatasan dengan Iran.

Sebagian dinding depan konsulat roboh sehingga militan bisa masuk kompleks itu dan mulai melepaskan tembakan.

Beberapa saksi mata mengatakan ledakan mengguncang dinding gedung-gedung di sekitar konsulat Amerika itu. Pasukan keamanan melepaskan tembakan balasan ke arah para penyerang dalam tembak-menembak yang menewaskan sedikitnya dua polisi dan penyerang serta beberapa lainnya luka-luka. Departemen Luar Negeri Amerika mengatakan tidak ada warga Amerika yang menjadi korban.

Mohammad Syarif – seorang penjaga keamanan bagi perusahaan keamanan swasta Afghanistan – luka-luka dalam serangan itu. Berbicara dari rumah sakit di Herat, Syarif mengatakan ada dua ledakan.

Ia mengatakan ia baik-baik saja setelah ledakan pertama dan sedang menelfon ketika ledakan kedua terjadi hanya beberapa saat ketika ia hendak menyerahterimakan tugas kepada penjaga di pintu gerbang. Ia menambahkan ada sekitar enam hingga dua belas penjaga ketika itu, semua adalah teman-temannya.

Juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Marie Harf mengatakan ketika fajar sebuah truk yang membawa sejumlah penyerang bergerak ke pintu gerbang kompleks sambil menembaki pasukan Afghanistan yang mengawal kompleks itu. Kemudian truk tersebut meledak merusak pintu gerbang.

Harf mengatakan mereka yang berada di dalam konsulat berlindung di dalam gedung, sementara pasukan keamanan bertempur menghalau penyerang. Harf menambahkan staf keamanan Amerika “menangani” para penyerang yang berhasil memasuki kompleks konsulat itu. Beberapa penyerang mengenakan sabuk bom bunuh diri.

Pasukan Bantuan Keamanan Internasional memastikan melalui twitter bahwa “pasukan musuh” melancarkan serangan yang gagal terhadap konsulat Amerika tersebut. Dikatakan pasukan keamanan internasional dan Afghanistan telah mengamankan konsulat dan semua penyerang tewas.

Foto-foto media dari lokasi kejadian menunjukkan beberapa mayat yang bersimbah darah sementara pasukan keamanan membawa mereka yang luka-luka ke tempat yang aman.

Di Kabul juru bicara Kedutaan Besar Amerika di Afghanistan Robert Hilton menyampaikan kepada VOA tanggapan Duta Besar James Cunningham terhadap serangan itu.

“Banyak warga Afghanistan tewas dalam serangan itu. Kami sedih dengan jatuhnya korban yang sia-sia. Duta Besar Cunningham menyampaikan belasungkawa kepada para korban dan keluarga mereka dan berharap yang luka-luka segera sembuh. Serangan ini mengingatkan kita tentang korban jiwa akibat terorisme,” kata Hilton.

Pemerintah Afghanistan mengatakan mengutuk keras serangan teroris terhadap konsulat Amerika di Herat itu. Pemerintah Afghanistan mengatakan serangan hari Jumat itu menunjukkan bahwa “musuh-musuh Afghanistan” tidak menyumbang apapun bagi negara kecuali kehancuran dan kematian.

Herat – kota di Afghanistan Barat yang letaknya berdekatan dengan Iran – dalam beberapa tahun ini relatif aman. Serangan terhadap kompleks konsulat itu menunjukkan bahwa setelah bertempur selama 12 tahun Taliban masih mampu menyerang berbagai sasaran di seluruh Afghanistan.

Tetapi serangan hari Jumat itu juga menunjukkan kemampuan pasukan Afghanistan menghalau serangan militan. Banyak orang Afghanistan menyambut baik kemampuan pasukan mereka ini apalagi pasukan tempur internasional terus mengurangi tugas tempur mereka sambil bersiap meninggalkan negara itu pada akhir tahun 2014.
XS
SM
MD
LG