Tautan-tautan Akses

Militan Somalia al-Shabab Kembali Buka Akun Twitter


Kelompok militan al-Shabab memanfaatkan Twitter untuk mengumumkan berbagai hal, termasuk pembunuhan sandera Perancis (foto: dok).
Kelompok militan al-Shabab memanfaatkan Twitter untuk mengumumkan berbagai hal, termasuk pembunuhan sandera Perancis (foto: dok).

Kelompok pemberontak Somalia al-Shabab membuka akun Twitter baru dalam bahasa Inggris, 10 hari setelah akun terdahulunya di situs media sosial itu ditutup.

Kelompok itu membuka akun baru hari Minggu dengan serangkaian pesan, termasuk di antaranya pesan yang menyatakan pembungkaman al-Shabab di Twitter justru menegaskan perjuangan kelompok itu dan membenarkan tindakan para mujahidin.

Akun berbahasa Inggris al-Shabab ditutup akhir bulan lalu, setelah kelompok itu memanfaatkan Twitter untuk mengumumkan pihaknya telah membunuh seorang warganegara Perancis yang disandera dan memperlihatkan foto-foto jelas mengenai seorang tentara Perancis yang tewas dalam upaya menyelamatkan sandera tersebut.

Pemberontak juga menggunakan Twitter untuk melansir video, yang berisi ancaman akan membunuh sekelompok warga Kenya yang mereka sandera.

Akun berbahasa Arab dan Somalia milik al-Shabab tidak ditutup. Pada hari Senin, akun baru al-Shabab yang berbahasa Inggris itu mencatat kurang dari 1.000 pengikut.
XS
SM
MD
LG