Tautan-tautan Akses

Milisi Syiah Menuju Ramadi Usai Kemenangan ISIS


Seorang pejuang etnis Sunni Irak yang ikut melawan militan ISIS siaga di Ramadi utara hari Sabtu (16/5).

Seorang pejuang etnis Sunni Irak yang ikut melawan militan ISIS siaga di Ramadi utara hari Sabtu (16/5).

Kelompok milisi itu bisa memperkuat pasukan keamanan untuk merebut kembali ibukota provinsi Anbar itu.

Milisi Syiah bergerak menuju pinggiran kota Ramadi, Irak, hari Senin (18/5) setelah Perdana Menteri Haider al-Abadi meminta bantuan menyusul kemenangan militan Negara Islam (ISIS) di sana.

Kelompok milisi itu bisa memperkuat pasukan keamanan untuk merebut kembali ibukota provinsi Anbar itu. Kelompok paramiliter ini bertempur bersama pasukan pemerintah dan kelompok kesukuan ketika merebut kembali kota Tikrit bulan lalu.

Militer dan pasukan kesukuan yang lari dari Ramadi hari Minggu telah berkumpul kembali di ujung pinggiran timur kota itu, dalam apa yang disebut sebagai upaya untuk menahan kemajuan ISIS menuju Baghdad.

Gedung Putih mengatakan, Presiden Barack Obama menerima penjelasan secara reguler mengenai situasi tersebut. Juru bicara Gedung Putih Eric Schultz juga menegaskan kembali dukungan Amerika bagi pasukan Irak yang bertempur untuk merebut kembali kota itu.

Ia mengatakan, delapan serangan udara koalisi telah menyasar kota itu sejak Minggu. Delapan serangan itu merupakan bagian dari 32 serangan yang dilakukan dalam tiga pekan terakhir.

Ketua Gabungan Kepala Staf Militer Amerika, Jenderal Martin Dempsey, menyebut kemajuan yang diraih ISIS di Ramadi sebagai kemunduran serius bagi penduduknya yang sudah lama menderita. Ia mengatakan, kemunduran seperti itu disesalkan namun biasa dalam perang.

Menlu Amerika John Kerry, hari Senin menyampaikan keyakinannya bahwa pasukan pro pemerintah di Irak akan bisa merebut kembali wilayah tersebut.

Pejuang ISIS mengibarkan bendera mereka di Ramadi hari Jumat, menandai kemenangannya yang paling penting tahun ini. Pihak berwenang mengatakan, pertempuran selama tiga hari menyebabkan 500 orang tewas di Ramadi, yang terletak hanya 125 kilometer di sebelah barat Bagdhad, ibukota Irak.

XS
SM
MD
LG