Tautan-tautan Akses

Migran Kuba yang Terlantar di Kosta Rika Bergerak Kembali


Seorang migran dari Kuba berjalan menuju bis yang akan mengantar mereka ke bandara di La Cruz, Kosta Rika (12/1).

Seorang migran dari Kuba berjalan menuju bis yang akan mengantar mereka ke bandara di La Cruz, Kosta Rika (12/1).

Segera setelah tiba di El Salvador, para migran Kuba ini diperkirakan akan segera menaiki bis-bis yang akan membawa mereka ke Amerika Serikat.

Sebuah kelompok yang terdiri dari 180 warga Kuba telah meninggalkan Kosta Rika dan terbang ke El Salvador sebagai bagian dari program yang dirancang untuk membantu migran memasuki Amerika Serikat.

Kelompok itu sempat terlantar di Kosta Rika selama lebih dari sebulan setelah Nikaragua menutup perbatasannya, dengan alasan Kosta Rika telah menciptakan krisis kemanusiaan dengan mengeluarkan visa transit bagi lebih dari 1.000 warga Kuba.

Segera setelah tiba di El Salvador, para migran Kuba ini diperkirakan akan segera menaiki bis-bis yang akan membawa mereka ke Amerika Serikat.

Menlu Kosta Rika Manuel Gonzales mengatakan, Selasa, operasi untuk membantu migran bergerak sejauh ini telah berhasil, dan menambahkan bahwa tujuannya adalah menyediakan dua penerbangan setiap harinya dari Kosta Rika setelah program itu berjalan.

Para migran itu harus membayar sekitar 500 dolar per orang untuk menutupi biaya perjalanan, termasuk tiket pesawat dan bis.

Para menteri dari Kosta Rika, El Salvador, Mexico, dan Honduras akan bertemu pekan depan dan mengevaluasi perjalanan pertama itu. Sekitar 8.000 migran dilaporkan sedang menunggu giliran untuk dibawa dari Kosta Rika ke AS.

Kebijakan AS memungkinkan migran Kuba yang menginjakkan kakinya di tanah Amerika diterima dan mengajukan permohonan izin tinggal di Amerika. Mereka yang dicegat di laut akan dikirimkan pulang ke Kuba. Banyak warga Kuba khawatir mencairnya hubungan Kuba dan AS akan mengakhiri perlakuan istimewa ini.

Jumlah warga Kuba yang berusaha pindah ke AS telah meningkat secara signifikan sejak munculnya pengumuman pada Desember 2014 bahwa kedua negara memulihkan hubungan diplomatik. [ab]

XS
SM
MD
LG