Tautan-tautan Akses

AS

Michelle Obama Promosikan Air Putih Sebagai Minuman Energi Terbaik


Ibu negara AS Michelle Obama dalam sebuah acara di Sekolah Menengah Watertown untuk mendorong orang-orang minum air putih lebih banyak. (AP/Morry Gash)

Ibu negara AS Michelle Obama dalam sebuah acara di Sekolah Menengah Watertown untuk mendorong orang-orang minum air putih lebih banyak. (AP/Morry Gash)

Michelle Obama meluncurkan kampanye konsumsi lebih banyak air putih, dengan menyebutnya minuman energi pertama dan terbaik.

Ibu negara AS Michelle Obama, yang dikenal dengan aktivitasnya untuk mendorong anak-anak lebih aktif dan makan sayuran, memulai kampanye kesehatan baru minggu ini dengan mempromosikan manfaat minum air putih.

Namun berapa banyaka air yang dianjurkan untuk diminum belum jelas, dan beberapa advokat konsumen mempertanyakan konsumsi air botolan.

“Minum saja,” ujar Michelle pekan lalu dalam sebuah kunjungan ke kota Watertown, Wisconsin. “Air putih adalah minuman energi pertama dan terbaik.”

Kunjungan tersebut merupakan peluncuran kampanye “Drink Up”. Dorongan untuk minum lebih banyak air ini didukung oleh Asosiasi Minuman Amerika dan Asosiasi Air Botol Internasional, memicu keraguan dari mereka yang menyukai air keran daripada air botolan pada sebagian besar situasi.

“Sejak kami memulai inisiatif ‘Let’s Move!’, saya telah mencari sebanyak mungkin cara untuk membantu keluarga dan anak-anak menjalani hidup yang lebih sehat,” ujar ibu negara dalam pernyataan yang diterbitkan Gedung Putih.

“Jika kita akan mengambil satu langkah saja untuk membuat kita dan keluarga lebih sehat, barangkali satu hal terbaik yang dapat dilakukan adalah dengan minum lebih banyak air putih.”

Ada banyak manfaat kesehatan dari minum air putih, namun masih ada keraguan mengenai jumlahnya, menurut Mayo Clinic.

Air membuang racun-racun dari organ-organ vital, membawa nutrisi pada sel-sel dan melembabkan telinga, hidung dan jaringan-jaringan tenggorokan, ujar klinik tersebut dalam lamannya. Bahkan dehidrasi ringan saja dapat menguras energi.

Nasihat populer yang telah lama beredar adalah untuk meminum delapan gelas air putih sehari, dan meski hal itu mudah diingat, hal itu tidak didukung bukti yang kuat, ujar situs tersebut.

“Seharusnya aturan tersebut dibingkai ulang menjadi: ‘Minum sedikitnya delapan gelas cairan sehari,’ karena semua cairan termasuk dalam total harian,” menurut klinik tersebut.

Jumlah air putih yang diperlukan bergantung pada beragam faktor, termasuk kesehatan secara umum, seberapa aktif seseorang dan di mana orang tersebut tinggal, menurut klinik tersebut.

Emily Wurth dari kelompok advokasi konsumen Food & Water Watch menyambut baik kampanye untuk memilih air putih daripada minuman bergula, namun ia berharap ibu negara menyarankan konsumsi air keran dibandingkan air botolan.

“Air keran lebih teregulasi dibandingkan air botolan di Amerika Serikat, dan harganya ribuan kali lebih murah bagi konsumen serta tidak mengakibatkan kerusakan lingkungan,” ujar Wurth.

Ia mengatakan kurang dari seperempat botol yang dihasilkan didaur ulang, sehingga sisanya berakhir di perairan dan tanah.
XS
SM
MD
LG