Tautan-tautan Akses

AS

Michelle Obama dan Keluarga Dorong Pendidikan Anak Perempuan di Maroko


Michelle Obama dan istri Raja Maroko, Putri Lalla Selma, di Marrakesh, Maroko (27/6). (AP/ Abdeljalil Bounhar)

Michelle Obama dan istri Raja Maroko, Putri Lalla Selma, di Marrakesh, Maroko (27/6). (AP/ Abdeljalil Bounhar)

Lebih dari sepertiga populasi Maroko yang mencapai 34 juta adalah buta huruf, salah satu yang tertinggi di Afrika Utara, dan angka ini lebih tinggi pada perempuan yaitu 41 persen.

Ibu negara AS, Michelle Obama, ibundanya dan putri-putrinya Sasha dan Malia didampingi oleh Meryl Streep di Marrakesh, Maroko, hari Selasa (28/6), dalam tur enam hari untuk mencoba mendorong pendidikan anak-anak perempuan.

Lebih dari sepertiga populasi Maroko yang mencapai 34 juta adalah buta huruf, salah satu yang tertinggi di Afrika Utara, dan angka ini lebih tinggi pada perempuan yaitu 41 persen, menurut data resmi.

"Saya duduk di sini sekarang sebagai ibu negara AS, berbicara kepada Anda, karena pendidikan saya," ujar Michelle kepada puluhan anak perempuan dari kota yang berbeda-beda.

Millennium Challenge Corporation (MCC) milik pemerintah AS diluncurkan dalam kunjungannya dan mencakup dana US$100 juta untuk diberikan pada 100.000 murid Maroko, setengahnya remaja perempuan. Dana itu didapat dari $450 juta yang diberikan MCC tahun lalu untuk meningkatkan pendidikan dan peluang mendapat pekerjaan di Maroko.

Michelle Obama meningkatkan kampanyenya untuk pendidikan anak-anak setelah kelompok Islamis Boko Haram menculik 276 anak perempuan dari sekolah mereka di Nigeria tahun 2014 dan ia menyoroti penderitaan mereka lewat tagar di Twitter, #BringBackOurGirls.

Hari Minggu dan Senin ia berada di Liberia, di mana ia mengunjungi lokasi Korps Perdamaian AS dan sebuah sekolah dengan Presiden dan pemenang Hadiah Nobel Perdamaian Ellen Johnson Sirleaf. Mereka berdua mempromosikan Let Girls Learn, inisiatif pemerintah AS yang dimulai bersama Barack Obama tahun 2015. [hd/dw]

XS
SM
MD
LG