Tautan-tautan Akses

Cuaca Buruk Kembali Tunda Pencarian Pesawat MH370


Awak pesawat AP-3C Orion milik Angkatan Udara Australia melongok keluar jendela dalam pencarian pesawat Malaysia Airlines Flight MH370 yang hilang di atas Samudera Hindia bagian selatan (26/3).

Awak pesawat AP-3C Orion milik Angkatan Udara Australia melongok keluar jendela dalam pencarian pesawat Malaysia Airlines Flight MH370 yang hilang di atas Samudera Hindia bagian selatan (26/3).

Untuk kedua kalinya minggu ini cuaca buruk telah menunda pencarian, yang dilakukan di salah satu perairan paling terisolasi dan berbahaya di Bumi.

Foto-foto satelit Thailand mengungkapkan adanya lebih banyak kemungkinan puing pesawat Malaysia yang hilang, sementara pencarian pesawat itu kembali tertunda karena cuaca buruk.

Dinas Antariksa Thailand mengatakan salah satu satelitnya menangkap sekitar 300 obyek mengapung seukuran 2 hingga 15 meter di sebuah perairan terpencil di selatan Samudera Hindia.

Berita ini muncul, sementara 122 kemungkinan puing pesawat, beberapa diantaranya terlihat berkilau dan sepanjang hingga 22 meter, terlihat pada foto-foto satelit Perancis dekat lokasi yang sama. Usaha pencarian puing-puing pesawat itu hingga sejauh ini belum menunjukkan hasil.

Otoritas Keselamatan Maritim Australia mengatakan hari Kamis (27/3) bahwa keadaan cuaca yang buruk memaksa pesawat-pesawat meninggalkan daerah terpencil di bagian selatan Samudera Hindia itu. Dikatakannya, kapal-kapal akan terus melakukan pencarian.

Dalam pernyataan melalui Twitter Kamis petang waktu Australia, Penguasa Keselamatan Maritim Australia mengatakan pihaknya memperkirakan cuaca buruk akan terus berlangsung selama 24 jam.

Sebelas pesawat terbang dan lima kapal sebelumnya telah bergegas ke daerah itu, 2.500 kilometer sebelah barat-daya Australia, dalam usaha untuk mencapai kemungkinan puing-puing sebelum dilanda cuaca buruk.

Untuk kedua kalinya minggu ini cuaca buruk telah menunda pencarian, yang dilakukan di salah satu perairan paling terisolasi dan berbahaya di Bumi.

Pesawat-pesawat tersebut mencoba mencapai lokasi tempat 122 benda yang mungkin merupakan puing-puing pesawat yang hilang terlihat dalam foto-foto satelit yang diambil Minggu. Beberapa obyek terlihat mengilap dan panjangnya berkisar antara satu sampai 23 meter.

Menteri Pertahanan Malaysia Hishammuddin Hussein, Rabu (26/3), menekankan bahwa benda-benda itu mungkin bukan bagian dari pesawat yang hilang, namun ia mengatakan perkembangan tersebut memberikan "petunjuk baru" dalam investigasi.

Benda-benda itu dilihat tidak jauh dari obyek-obyek lain yang kemungkinan terkait dengan pesawat juga terlihat di foto-foto satelit China dan Australia.

Otoritas Keselamatan Maritim Australia, yang membantu mengkoordinasi pencarian, mengatakan Rabu pesawat-pesawatnya melihat tiga obyek, termasuk yang kelihatannya seperti "tali tambang" dan "benda biru" di wilayah tersebut.

Para pejabat Malaysia mengatakan data satelit menunjukkan pesawat tersebut hampir pasti jatuh di laut, jauh dari daratan.

Pesawat tersebut, yang membawa 239 orang, hilang tanpa memberikan panggilan pertolongan pada 8 Maret, berjam-jam setelah meninggalkan Kuala Lumpur menuju Beijing.

Jika puing-puing ditemukan, upaya pencarian akan difokuskan pada pencarian rekaman data penerbangan, atau kotak hitam, yang seharusnya memberikan petunjuk kesalahan apa yang telah terjadi.
XS
SM
MD
LG