Tautan-tautan Akses

Meski Udara Dingin, Warga Moskow Adakan Rapat Umum Tuntut Pemilu Adil


Meski harus melawan udara dingin, ribuan demonstran anti-Putin melakukan aksi protes di Moskow, Sabtu (4/2).

Meski harus melawan udara dingin, ribuan demonstran anti-Putin melakukan aksi protes di Moskow, Sabtu (4/2).

Media berita Rusia mengatakan kira-kira 35.000 orang ikut dalam rapat umum hari Sabtu di lapangan Bolotnaya, Moskow.

Meskipun suhu sangat dingin puluhan ribu demonstran berdemonstrasi di Moskow dan kota-kota lain di Rusia hari Sabtu menuntut pemilu yang adil, kelompok lainnya mendukung pemerintah.

Media berita Rusia mengatakan kira-kira 35.000 orang ikut dalam rapat umum di lapangan Bolotnaya. Tetapi para pengurus demonstrasi mengatakan, peserta demonstrasi lebih banyak lagi. Pemimpin oposisi Boris Nemtsov mengatakan, jumlah demonstran yang besar dalam suhu yang dingin menunjukkan bahwa rakyat menginginkan perubahan.

Kata Boris Netsov, ini merupakan sukses besar. Terutama dengan udara yang sangat dingin. Ini bukan main-main. Kalau lebih dari seratus ribu orang turun ke jalan dalam suhu seperti ini, ini berarti mereka benar-benar merasa muak dengan pemerintahan yang sekarang.

Para demonstran meneriakkan semboyan-semboyan dan membawa spanduk-spanduk yang bertulisan “Rusia Tanpa Putin”.

Perdana Menteri Vladimir Putin akan mencalonkan diri dalam pemilihan Presiden untuk masa jabatan ketiga dalam pemilu tanggal 4 Maret. Jajak-jajak pendapat umum menunjukkan dia akan memenangkan pemilu.

Media Rusia mengatakan banyak lagi demonstran yang pro pemerintah berkumpul di tempat lain di Moskow hari Sabtu.

Media Moskow melaporkan ada keluhan dari para pegawai negeri, guru-guru, perawat, dan karyawan Kantor Pos, bahwa mereka dipaksa mengikuti demonstrasi pro Putin.

Tetapi Perdana Menteri Putin mengatakan, tidak akan mungkin mengumpulkan banyak sekali orang kalau mereka tidak mau datang.

XS
SM
MD
LG