Tautan-tautan Akses

Mesir Nyatakan Hamas Sebagai Organisasi Teroris dan Larang Semua Aktifitasnya


Anggota pasukan keamanan Hamas berpatroli dengan menggunakan mobil bak terbuka di wilayah perbatasan Gaza dan Mesir di selatan Jalur Gaza, 20 Mei 2013 (Foto: dok).

Anggota pasukan keamanan Hamas berpatroli dengan menggunakan mobil bak terbuka di wilayah perbatasan Gaza dan Mesir di selatan Jalur Gaza, 20 Mei 2013 (Foto: dok).

Pengadilan Mesir melarang semua kegiatan kelompok militan Palestina Hamas, mencap organisasi itu teroris dan memerintahkan penutupan kantor Hamas di Mesir, Selasa (4/3).

Pengadilan Mesir telah melarang semua kegiatan kelompok militan Palestina Hamas dan mencap organisasi itu teroris. Putusan Selasa (4/3) tersebut juga memerintahkan penutupan kantor Hamas di Mesir.

Hamas adalah sempalan Ikhwanul Muslimin Mesir, yang dinyatakan pemerintah sementara sebagai kelompok teroris dan telah ditindas sejak tergulingnya presiden Mohamed Morsi Juli lalu.

Morsi adalah anggota Ikhwanul Muslimin, dan menghadapi pengadilan atas sejumlah tuduhan, termasuk bekerja sama dengan Hamas. Dia telah membantah tuduhan itu, dan bersama Ikhwanul Muslimin telah bersikeras menyebut dirinya masih pemimpin sah Mesir.

Juru bicara Hamas mengutuk putusan tersebut dan mengatakan putusan itu bertentangan dengan gerakan membantu Palestina.

Hamas menguasai Jalur Gaza dan ingin mendirikan negara Islam di Gaza, Tepi Barat dan Israel. Negara-negara Barat menganggap Hamas sebagai kelompok teroris.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG